Corona Mewabah, Sampah yang Masuk Bank Sampah Tuah Basamo meningkat 50 Persen

KBRN, Simpang Empat : Sejak mewabahnya virus corona, antusias masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan meningkat 50 persen. Hal tersebut dapat dilihat dari jumlah tabungan sampah yang terkumpul di Bank Sampah Tuah Basamo Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat per harinya.

Iwen, Menejer Bank Sampah Tuah Basamo Kabupaten Pasaman Barat kepada RRI, siang tadi Selasa (24/3/2020) mengakui dalam 2 pekan terakhir, produksi sampah yang diperoleh tembus mencapai 300 kilogram/hari jika dibandingkan sebelum adanya virus corona ini, yang berjumlah 150 kilogram sampah perharinya.

Namun perkembangan dalam menabung sampah dimaksud banyak dilakukan oleh kalangan masyarakat umum saja, sedangkan dikalangan pelajar dalam menabung sampah berkurang mengingat saat ini pelajar dalam fase libur sekolah.

“Sampai saat ini, total nasabah Bank Sampah Tuah Basamo Kabupaten Pasaman Barat berjumlah 200an  lebih, khusus warga yang sudah memiliki rekening pribadi melalui Bank sebagai pihak ketiga baru mencapai 50 orang,” jelas Iwen.

Iwen menghimbau agar masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan sekitar terutama dengan keberadaan sampah, sebab, dengan peduli terhadap sampah otomatis lingkungan menjadi sehat dan bersih.

Iwen menambahkan dalam 1 kilogram sampah akan dihargai Rp1.000,-. Adapun jenis tabungan yang akan diberikan yaitu Tabungan Pelajar, Tabungan Sejahtera, Tabungan Umroh. Bank  Sampah Tuah Basamo berlokasi di Jalan Tuanku Sasak Durian Tuga, Jorong Kapa Utara, Nagari Kapa, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00