Pengurus Kadin Sumbar : Diperlakukan Seperti Sapi Perah

KBRN, Padang : Setelah menghadiri rangkaian acara Milad ke-58 Universitas Syiah Kuala di Aceh, Wakil Presiden RI,  Jusuf Kalla melakukan kunjungan kerja ke Padang untuk menerima penghargaan Minang Entrepreneurship Award di Universitas Negeri Padang – UNP, Selasa, (3/9/2019). Kunjungan Wapres Jusuf Kalla ke Padang diawali dengan silaturahmi bersama Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, jajaran Forkompimda dan sejumlah tokoh masyarakat Sumatera Barat. Wapres Jusuf Kalla dan istri, Mufidah Kalla dijadwalkan bermalam di Kota Padang.

Kunjungan Wapres Jusuf Kalla ke daerah pada prinsipnya harapan baru bagi masyarakat daerah, khususnya para pelaku usaha yang selama ini terkendala dalam pengurusan perizinan usaha. Hal itu diungkapkan Pengurus Kadin Sumatera Barat,  Rahim Mardanis kepada RRI, Senin, (2/9/2019).

"Pelayanan  Terpadu  Satu Pintu – PTSP yang idealnya mampu memangkas birokrasi pelayanan perizinan,  dalam kenyataannya tidak sesuai dengan harapan publik,'' ujarnya.

Pengusaha jelas Rahim masih diperlakukan seperti sapi perah sehingga keinginan meningkatkan layanan publik perlu terus dievaluasi. Rahim Mardanis menambahkan, banyak kendala yang menghambat langkah pengusaha memperluas ruang bisnis dan investasi, diantaranya proses perizinan yang terlalu panjang,  kurang transparan dan tidak memberikan kepastian hukum   dalam mewujudkan hak-hak masyarakat dan investor untuk  mendapatkan layanan perizinan. Selain  menghadiri  kegiatan di Universitas Negeri Padang, Wapres Jusuf  Kalla juga meresmikan gedung asrama putri dan ruang kelas di Pondok Modern Terpadu Prof. Dr. Hamka II dan bertolak ke Jakarta Selasa sore.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00