Budidaya Tanaman Porang di Padang Pariaman

KBRN, Padang  Pariaman : Budidaya tanaman porang saat ini sangat menjanjikan. Tanaman sejenis umbi umbian ini mudah ditanam, meskipun di perkarangan rumah. Seperti halnya yang dilakukan oleh Rudi Marcos yang tinggal di kanagarian Campago Kecamatan Limo Koto Kampung Dalam Padang Pariaman.

Rudi Marcos, seorang perantau yang pulang kampung di masa pandemi covid 19. Dikampung halamnanya, dirinya bersama keluarga mencoba untuk membudidayakan tanaman porang. Tanaman ini masih asing ditelinga warga, dikarenakan jenis tanaman umbi umbian ini biasanya hidup di hutan liar. Awalnya Rudi Marcos mendapatkan bibitnya yang dibawa langsung dari seorang petani di Kota Madiun.

Tanaman porang ini dapat diolah menjadi bahan makan dan beragam manfaat lainnya, seperti bahan campuran untuk membuat lem, jelly dan bahan kosmetik. Kini tanaman porang selain tumbuh dan diminati semua orang karena selain mudah perawatannya, harganya pun cukup menjanjikan.

Dijelaskan Rudi Marcos, tanaman porang ini dalam ditanam di lahan biasa dengan jarak tanam satu dengan yang lainnya yakni 40 centimeter. Tinggi tanaman  ini tergantung dengan ketinggian lahan dari permukaan laut.  Dijelaskan Rudi, harga umbi porang sangat menggiurkan, dengan harga 8 hingga 16 ribu rupiah perkilonya.

“Ini untuk bahan baku buat lem, jelly dan kosmetik dan lainnya. Harganya satu kilo bisa dari 8 ribu hingga 16 ribu rupiah,”ujar Rudi Marcos, Sabtu (27/02/2021).

Tanaman  porang yang ditanam Rudi Marcos, diperkirakan akan panen pada bulan April mendatang. Rudi mengajak, warga yang berada di kampungnya untuk dapat memanfaatkan lahan kosong dengan menanam tanaman porang ini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00