Penguatan Keluarga Upaya Zero Peredaran Narkoba di Padang

KBRN, Padang :  Ketua Badan Narkotika Kota (BNK)  Padang Hendri Septa, mengungkapkan, selama 2020 ditemukan 155 kasus narkoba di daerah ini. Meskipun dalam masa pandemi Covid-19 kasus peredaran narkoba di Kota Padang masih tinggi.

"Informasi yang saya terima dari Kapolresta Padang meski pandemi  masih banyak kasus narkoba, tetapi kalau dibandingkan tahun 2019 jauh turun. Di 2019 ada 200 lebih kasus narkoba," katanya saat diseminasi informasi di Media Center Balai Kota Padang, Rabu (24/2/2021).

Hendri menyampaikan, kasus narkoba yang ditemukan pihak kepolisian di Kota Padang masih didominasi dari generasi muda terutama remaja yang masih sekolah. Hal ini disinyalir akibat tidak adanya kepedulian orangtua dalam mengawasi pergaulan anak.

"Banyak orang tua yang sudah tidak peduli anaknya apakah pulang kerumah atau tidak. Aktivitas apa saja yang mereka lakukan diluar rumah mereka tak peduli," ungkapnya.

Menurutnya, sampai kapan pun pemberantasan kasus peredaran baik dari hulu ke hilir tidak akan dapat musnah atau dihilangkan. Dengan kondisi tersebut, upaya yang dapat dilakukan yakni dengan penguatan peranan keluarga.

"Diharapkan keberadaan keluarga dapat mengantisipasi anak terlibat dalam kasus narkoba," katanya.

Ia menambahkan, selain peranan keluarga terutama orangtua dalam mengantisipasi maraknya kasus narkoba pada generasi muda juga dibutuhkan peran serta lingkungan setempat, niniak mamak dan alim ulama. Diharapkan dengan peranan semua pihak dapat mewujudkan Kota Padang Zero Penyalahgunaan Narkoba.

"Kalau hanya berharap dari pihak terkait saja dalam memberantas peredaran akan sulit diwujudkan Kota Padang Zero Penyalahgunaan Narkoba. Sebab saat ini akses untuk mendapatkan narkoba tidaklah sulit," ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00