FOKUS: #PILKADA 2020

Bawaslu Padang Turunkan 12 Petugas Awasi Pelipatan Surat Suara

KBRN, Padang : Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Padang menurunkan 12 orang pengawas untuk mengawasi proses penyortiran dan pelipatan surat suara. Hal tersebut guna memastikan proses penyortiran dan pelipatan surat suara berjalan sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan.

"Dalam tahap penyortiran dan pelipatan surat surat kami ingin memastikan agar petugas yang bekerja netral atau tidak mendukung salah satu pasangan calon gubernur Sumatera Barat," kata Ketua Bawaslu Kota Padang, Dorri Putra, saat dihubungi RRI Padang, Senin (30/11/2020).

Menurutnya,  apabila petugas penyortiran dan pelipatan surat surat ada kecenderungan tidak netral, maka dikhawatirkan surat suara dapat dirusak.

"12 orang pengawas yang kami turunkan ini dibagi untuk dua tempat penyortiran dan pelipatan surat suara yakni enam orang di gudang KPU Kota Padang, dan enam orang di gudang kantor Pos Cabang Padang jalan Bagindo Aziz Chan," ungkapnya.

Dorri menyebut, tiga hari proses penyortiran dan pelipatan surat suara, KPU Kota Padang telah mengupayakan agar protokol kesehatan dapat berjalan dengan baik. Petugas harus diperiksa suhu tubuh sebelum mulai bekerja, dilanjutkan dengan cuci tangan, dan menjaga jarak selama bekerja.

"Sejauh ini semua berjalan dengan baik dan memenuhi protokol kesehatan," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Kota Padang Riki Eka Putra menyampaikan, pihaknya telah melakukan proses penyortiran dan pelipatan surat suara sejak Sabtu 28 November lalu, dan ditargetkan tuntas pada hari ini.

Ia menambahkan, dalam proses penyortiran dan pelipatan surat suara sebanyak 631.317 pihaknya melibatkan 300 orang yang dibagi setiap harinya seratus orang pada dua lokasi itu. Masyarakat yang melakukan proses pelipatan surat suara juga diwajibkan mematuhi penerapan protokol kesehatan Covid-19.

"Kami upayakan semua petugas pelipatan surat suara mematuhi protokol kesehatan," ungkapnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00