Insentif Nakes Penanganan Covid-19 RSUD dr Rasidin Baru Dibayar 2 Bulan

KBRN, Padang : Hingga saat ini, 300 tenaga kesehatan yang terlibat penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Rasidin Kota Padang baru mendapatkan pembayaran insentif selama 2 bulan.

"Berubah-ubahnya aturan pembayaran insentif tenaga kesehatan penanganan Covid-19 membuat pembayaran insentif menjadi terlambat. Hingga saat ini, tenaga kesehatan penanganan Covid-19 di RSUD dr Rasidin Kota Padang baru mendapatkan pembayaran insentif selama dua bulan yakni pembayaran April dan Mei," jelas Direktrur RSUD dr Rasidin Kota Padang, Herlin Sridiani saat jumpa pers secara daring, yang diinisiasi Diskominfo Padang, Rabu (7/10/2020).

Herlin mengungkapkan, pembayaran insentif tenaga kesehatan awalnya diajukan pada Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, lalu diteruskan ke Kementerian Kesehatan dan baru dapat dibayarkan. Untuk aturan itu, telah dibayarkan pada 300 tenaga kesehatan di RSUD dr Rasidin.

Namun setelah itu, keluar aturan baru insentif tenaga kesehatan diajukan langsung ke Dinas Kesehatan Kota Padang kemudian di proses melalui Badan Pengelola Keuangan Daerah. Terhadap aturan ini, pihak RSUD dr Rasidin telah mengajukan pada Pemerintah Kota Padang untuk pembayaran insentif di Juni, Juli, dan Agustus.

"Saat ini masih proses pengajuan," katanya.

Ia menambahkan, hingga saat ini telah merawat 500 lebih pasien Covid-19 sejak ditetapkannya RSUD dr Rasidin sebagai rumah sakit rujukan penanganan Covid-19. Sementara itu, untuk pasien rawat jalan Covid-19 telah mencapai hampir 4 ribu orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00