Mitigasi Bencana Pesisir, Andespin akan Tanam 100 Ribu Batang Mangrove

KBRN, Padang : Meminimalisir ancaman abrasi, sejumlah pemuda yang tergabung dalam Anak Desa Sungai Pinang (Andespin) akan melakukan penanaman 100 ribu batang mangrove di Kabupaten Pesisir Selatan. 

Pendiri yayasan Andespin David mengungkapkan, saat ini pihaknya bersama sejumlah pemuda dan masyarakat di sekitar Sungai Pinang, Kabupaten Pesisir Selatan sedang melakukan pembibitan mangrove. Direncanakan penanaman mangrove akan dilakukan pada Oktober mendatang di Nagari Sungai Pinang Kecamatan Koto 11 Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

"Sekarang masih tahap pembibitan," katanya saat dihubungi RRI di Padang, Jumat (18/9/2020).

David menyampaikan, upaya pembibitan mangrove telah dilakukan sejak 28 Agustus dengan melibatkan dua kelompok yakni kelompok ibu-ibu sebanyak 60 orang yang bertugas melakukan pembibitan. Kemudian kelompok pemuda dan bapak-bapak sekitar 30 hingga 40 orang yang bertugas mencari bibit mangrove.

Menurutnya, kegiatan pembibitan dan penanaman mangrove bekerja sama dengan BPDAS Provinsi Sumatera Barat. Nantinya hasil pembibitan mangrove yang dilakukan Andespin tidak hanya ditanam di Sungai Pinang, tetapi untuk daerah pesisir pantai Sumatera Barat lainnya seperti di Pariaman dan Pasaman.

"Nantinya Sungai Pinang akan menyediakan banyak stok bibit manggrove," ungkapnya.

David menyebutkan, pembibitan dan penanaman mangrove bertujuan untuk mitigasi bencana di pesisir pantai berupa meminimalisir ancaman abrasi. Kemudian menjadi tempat rantai makanan yang baru bagi biota di sekitar, dan sebagai destinasi wisata sehingga dapat membantu perekonomian masyarakat sekitar.

"Kami ingin Sungai Pinang ini menjadi desa eko wisata. Wisatawan yang berkunjung ke sini ada yang diperbuatnya seperti menanam pohon, bersih-bersih sampah plastik di laut. Terpenting adalah upaya mitigasi bencana di pesisir," jelasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00