Pemulihan Ekonomi, DPRD Sumbar Usulkan Pinjaman Lunak Untuk UMKM

KBRN, Padang : Guna membantu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dapat kembali bergerak, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat mengusulkan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah memberikan pinjaman lunak. 

"Pinjaman lunak itu dapat menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Hal ini dianggap mampu menjadi solusi pemulihan ekonomi di masa pandemi covid-19," kata Ketua DPRD Sumatera Barat Supardi, usai rapat pimpinan terkait recovery ekonomi, Rabu (2/9/2020).

Supardi mengungkapkan, dana yang aman dalam bentuk pinjaman bukan dana bergulir. Dana penyertaan modal tersebut berasal dari APBD Sumbar dan APBD kota dan kabupaten. Misalnya dari Sumbar ada penyertaan modal Rp30 miliar ditambah Rp2 miliar dari kota dan kabupaten atau total Rp38 miliar sehingga total penyertaan modal Rp68 miliar yang bisa berikan kepada pelaku UMKM dalam bentuk pinjaman lunak.

“Akan ada 22 ribu UMKM yang dapat permodalan mudah, bunga rendah dan akan menggairahkan perekonomian daerah,” katanya.

Sementara itu Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mendukung usulan yang diapungkan oleh DPRD. Akan tetapi hal itu dapat dilakukan apabila keuangan daerah memadai. 

“Kalau uang tidak ada tentu sulit dan saya fikir kota kabupaten juga akan sulit karena keterbatasan uang yang mereka, buktinya BLT kepada masyarakat banyak yang tidak penuh diberikan,” jelasnya.

Irwan menyampaikan, Sumbar itu daerah agraris bukan industrialis sehingga pandemi ini tidak begitu dirasakan karena hanya menyerang dunia industri. Pandemi ini berdampak hanya di bidang pariwisata, perdagangan, ekspor dan lainnya.

“Untuk program peternakan, perikanan, perkebunan pihaknya telah memberikan stimulus dan semua tergantung pada uang yang ada di kas daerah,” katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00