Besok, PPM Sumatera Barat Gelar Musda 2020

KBRN, Padang : Pemuda Panca Marga (PPM) Sumatera Barat akan menggelar musyawarah daerah (musda), besok Sabtu 29 Agustus 2020. Musda rencananya akan dibuka langsung Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Arief Gajah Mada, bertempat di Gedung Legiun Veteran RI, Padang.

"Musda akan digelar selama dua hari, Sabtu dan Minggu (29-30/8) dalam rangka pemilihan Ketua PD PPM Sumbar periode 2020-2025 sekaligus membahas program kerja lima tahun kedepan," ujarPlt, Ketua PD PPM Sumbar Wahyu Iramana Putra kepada wartawan, Jumat (28/8/2020) 

Wahyu menyampaikan, kepengurusan 2015-2020 dibawah pimpinan Fauzi Bahar telah habis masa bhaktinya sejak empat bulan lalu. Namun karena terjadi pandemi Covid-19, Musda terpaksa diundur.

"PP PPM memberi mandat kepada tujuh orang pengurus PD PPM Sumbar dengan Plt. Ketua Wahyu Iramana Putra. Kita diminta segera menggelar Musda, dengan tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan Covid-19," sebutnya.

Musda PPM kali ini akan diikuti sekitar 45 orang peserta, yakni dari 19 kabupaten kota, pengurus PD PPM Sumbar dan PP PPM.

"Karena masih pandemi kita tidak undang banyak peserta guna menghindari terjadinya kerumunan," ujarnya.

Ia menyampaikan, Musda kali ini mengangkat tema secara nasional yakni "Dengan Kembalinya Pemuda Panca Marga di Bawah Naungan Legiun Veteran Republik Indonesia Kita Kobarkan Nilai-nilai JSN 45 Demi Keutuhan NKRIPancasila dan NKRI Harga Mati!!".

Sementara Ketua Steering Commiteem Diki Sapoli, menyebut, untuk calon ketua PD PPM Sumbar, saat ini yang mengapung hanya satu orang yakni Wahyu Iramana Putra.

"Dalam pantauan kami setidaknya ada empat nama. Akan tetapi persyaratan sesuai AD/ART PPM harus anak veteran dan tidak pemegang mandat partai politik. Pak Wahyu, memang saat ini adalah Ketua DPD Golkar Padang, tetapi beliau bersedia mengundurkan diri," jelasnya.

Ia menyampaikan, organisasi PPM  berbeda dengan organisasi lain, karena anggotanya adalah putra putri veteran yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Ada empat kriteria veteran yakni Veteran Perintis adalah pejuang sebelum Proklamasi Kemerdekaan 1945, lalu Veteran Penegak yakni pejuang yang mepertahankan kemerdekaan dalam rentang 1945-1949 (Agresi Belanda II), kemudian Veteran Pembela yaitu pejuang yang dikirim pada perisritwa Trikora, Dwikora, Pembebasan Irian Barat dan Veteran Kehormatan adalah mereka yang dikirim ke Kongo dan Timur Tengah.

"Jadi PPM ini adalah anak-anak veteran yang meneruskan nilai perjuangan orang tua," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00