Berbagi Informasi Penyusunan Perda DPRD Riau Kunjungi DPRD Sumbar

KBRN, Padang : Komisi V DPRD Riau mengunjungi DPRD Sumatera Barat dalam rangka berbagi informasi terkait penganggaran dan penyusunan peraturan daerah (Perda), Jumat (17/7/2020).

Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Suwirpen Suib yang memimpin  pertemuan mengatakan, sehubungan pengalihan anggaran untuk penanganan Covid-19, gubernur diberikan kewenangan seluas-luasnya oleh pemerintah pusat. Untuk Sumbar, pelaksanaan pengalihan telah dilakukan dua kali. 

"Penanganan Covid-19 Sumbar mengambil dari Pendapatan Asli Daerah (PAD)," katanya.

Politisi Demokrat ini menambahkan, untuk menanggulangi dampak ekonomi masyarakat selama pandemi, pemerintah daerah telah membantu 25 ribu lebih masyarakat, bantuan diberikan sebesar Rp600 ribu per tiga bulan. 

"Pada tahap pertama telah diberikan Rp1,2 juta. Pengalihan anggaran untuk BLT bagi masyarakat ini cukup besar, bahkan 70 persen dana pokok pikiran (pokir) dewan disisir.Kita berharap pendemi ini segera berlalu agar seluruhnya pulih seperti biasa," tuturnya.

Terlepas dari pendemi, sebut Suwirpen, DPRD Sumbar juga merekomendasikan agar pemerintah daerah memikirkan anggaran untuk pemulihan ekonomi masyarakat.

Dalam kesempatan ini, turut hadir Ketua Bapemperda DPRD Sumbar Hidayat, dan Wakilnya Rafdinal. 

Hidayat mengatakan, setiap tahun seluruh komisi ditargetkan memiliki Ranperda inisiatif. Terkait ini, DPRD akan menyelesaikan setengah dari Ranperda yang masuk dalam Prolegda 2020. 

"Jika tidak diselesaikan akan mempengaruhi Silpa juga nantinya," sebutnya.

Sementara itu, Ketua Komisi V DPRD Riau, Edy Yatim mengatakan, tujuan utama ke Sumbar untuk mempelajari pola kerja dewan selama pandemi.  Sebab Provinsi Riau anggaran tersedot untuk penanggulangan Covid-19 cukup banyak, kondisi itu mempengaruhi pola penyusunan anggaran pada APBD Perubahan. 

"DPRD Riau perlu mengetahui bagaimana konsep Sumbar sesuai dengan aturan yang berlaku, bagaimana sistem pengawasan DPRD ketika kewenangan diberikan seluasnya pada gubernur," ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00