Akibat Pandemi Covid-19, Kurban di Kota Padang Diprediksi Berkurang Hingga 30 Persen

KBRN, Padang : Dinas Pertanian Kota Padang memprediksi terjadi penurunan jumlah hewan kurban pada tahun ini mencapai 10 hingga 30 persen. Hal itu diakibatkan adanya pandemi Covid-19 yang terjadi di Kota Padang selama hampir 4 bulan.

"Perekonomian masyarakat terganggu akibat pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Maret 2020 lalu. Tentunya akan berimbas pada kemampuan masyarakat untuk berkurban," kata Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat, saat dihubungi RRI di Padang, Sabtu (4/7/2020).

Menurut Syahrial Kamat, prediksi itu dikeluarkan berdasarkan laporan dari penjual sapi di Kota Padang yang mengeluhkan sepinya permintaan hewan kurban. Padahal apabila dibandingkan tahun lalu, sejak satu bulan menjelang Lebaran Idul Adha permintaan sapi sudah mulai banyak.

"Lebaran Idul Adha tinggal 3 pekan lagi, tapi menurut toke sapi dan kambing belum banyak permintaan hewan kurban," jelasnya.

Ia mengungkapkan, pada tahun lalu sapi dan kambing yang dikurbankan jumlahnya mencapai 13 ribuan ekor. Jumlah itu terbilang cukup banyak, dan hampir merata setiap masjid dan musala menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban.

Syahrial Kamat mengingatkan, agar nantinya pengurus masjid tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 saat melakukan penyembelihan. Selain itu diharapkan,pengurus masjid mengantarkan langsung daging kurban ke rumah penerima, untuk mengantisipasi kerumunan masyarakat di masjid saat mengambil daging kurban.

"Kita akan sosialisasikan perihal ini, sehingga pengurus masjid dan musala yang menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban dapat menyiapkannya," tuturnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00