Pemko Padang Belum Tindak Restoran dan Hotel yang Langgar Protokol Kesehatan Covid-19

KBRN, Padang : Pemerintah Kota Padang belum melakukan tindakan terhadap keberadaan hotel dan restoran yang tidak mematuhi penerapan protokol kesehatan Covid-19. Padahal masa tatanan kehidupan baru di Kota Padang sudah berjalan selama tiga pekan.

"Kami masih disibukkan dengan penertiban pedagang di Pantai Padang. Belum ada menindak restoran dan hotel yang melanggar Perwako nomor 49 tahun 2020 tentang pola hidup baru" ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang Arfian, saat dikonfirmasi RRI di Padang, Sabtu (4/7/2020).

Arfian menyebutkan, pihaknya baru akan melakukan pemantauan ke restoran dan hotel pada pekan depan untuk memastikan apakah protokol kesehatan Covid-19 diterapkan. Pemantauan juga akan diiringi dengan penindakan, karena sebelumnya sudah diberikan sosialisasi.

"Pekan depan rencananya kita turun ke lapangan untuk memantau hal ini," sebutnya.

Menurutnya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan berencana membentuk tim untuk melakukan penindakan terhadap pemilik usaha yang tidak memberlakukan protokol kesehatan Covid-19. Pelaku usaha di bidang pariwisata yang melanggar akan diberi sanksi berupa teguran sebanyak lima kali, dan dilanjutkan dengan sanksi denda.

"Sanksi denda yang diberlakukan sesuai Perwako nomor 49 tahun 2020 yakni minimal Rp1,5 juta dan maksimal Rp2,5 juta,"ujarnya.

Sementara itu, Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, dokter Andani Eka Putra menyayangkan, masih banyaknya restoran yang tidak memberlakukan protokol kesehatan Covid-19 di masa tatanan kehidupan baru.

"Saya lihat banyak tidak ada jaga jarak di rumah makan," sebutnya.

Dokter Andani menambahkan, selain restoran yang banyak tidak menerapkan protokol kesehatan Covid-19, hal serupa juga terjadi di lokasi wisata. Untuk itu ia berharap Pemerintah Kota Padang benar-benar mengawasi tempat yang tidak menerapkan protokol kesehatan Covid-19, guna mengantisipasi penularan Covid-19.

"Di masa tatanan kehidupan baru kepatuhan terhadap protokol kesehatan Covid-19 sangat dibutuhkan," tuturnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00