Maklumat Kapolri Dicabut, Masyarakat Diperbolehkan Gelar Aktivitas Keramaian

KBRN, Padang : Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat telah memperbolehkan kembali masyarakat menggelar aktivitas yang mengundang keramaian, tetapi tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. Hal itu disesuaikan dengan dicabutnya Maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid–19 sejak 25 Juni lalu.

"Guna mendukung kebijakan pemerintah dalam menerapkan tatanan kehidupan baru. Selain itu, agar perekonomian masyarakat dapat kembali bergerak. Dengan dicabutnya Maklumat Kapolri, masyarakat telah diperkenankan kembali menggelar berbagai aktivitas keramaian termasuk pesta pernikahan," jelas Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Satake Bayu Setianto saat dihubungi RRI di Padang, Senin (29/6/2020).

Menurutnya, saat ini pihak Polda Sumatera Barat memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait telah dicabutnya maklumat tersebut. Tujuannya agar masyarakat nantinya tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di setiap aktvitas keramaian yang digelar.

"Masyarakat diimbau agar melaporkan terlebih dahulu kepada pihak kepolisian apabila ingin menggelar keramaian atau pesta pernikahan," sebutnya.

Satake Bayu Setianto menyampaikan, protokol kesehatan yang harus dipatuhi seperti tetap memakai masker, menjaga jarak interaksi, menyediakan tempat cuci tangan serta menyediakan alat pengukur suhu. 

"Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan Covid-19, terutama di areal pelayanan publik dan destinasi wisata," ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00