144 Ribu Masyarakat Miskin Bertambah Selama Pandemi Covid-19 di Padang

Afriadi

KBRN, Padang : Akibat pandemi Covid-19 yang terjadi selama 3 bulan terakhir menyebabkan masyarakat miskin bertambah signifikan di Kota Padang. Dinas Sosial Kota Padang mencatat, 144 ribu jiwa menjadi miskin baru.

"Total masyarakat miskin di Kota Padang saat ini telah berjumlah 384 ribu jiwa dari sekitar satu juta penduduk," kata Kepala Dinas Sosial Kota Padang Afriadi di Padang, Minggu (28/6/2020).

Menurut Afriadi, signifikannya pertambahan jumlah masyarakat miskin selama pandemi Covid-19 disebabkan perekonomian yang tidak berjalan. Banyak aktivitas pekerjaan yang dipindahkan ke rumah serta pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang berdampak pada dunia usaha.

Lanjutnya, sebelum adanya pandemi Covid-19 jumlah masyarakat miskin di Kota Padang berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) hanya 240 ribu jiwa. Namun hanya dalam kurun waktu 3 bulan, terjadi penambahan mencapai 60 persen.

"Banyak yang dirumahkan, di PHK dan UMKM gulung tikar," ujarnya.

Ia menyampaikan, dengan telah diberlakukannya pola hidup baru di Kota Padang diharapkan aktivitas perekonomian masyarakat akan kembali bergerak, sehingga angka masyarakat miskin dapat berkurang. Namun masyarakat maupun dunia usaha tetap diingatkan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, guna mencegah kembali merebaknya penyebaran Covid-19 di Kota Padang.

"Berbagai pembatasan sudah mulai dilonggarkan, kita harapkan ekonomi masyarakat akan kembeli bergerak," ungkpanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00