Belum New Normal, PSBB di Sumbar Berpeluang Diperpanjang

KBRN, Padang: Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sumatera Barat (Sumbar) berkemungkinan diperpanjang menjadi jilid 3. PSBB jilid 2 yang akan berakhir pada 29 Mei berpeluang diperpanjang. Sumbar belum memenuhi syarat untuk langsung menjalankan fase hidup baru atau new normal.

“Kemungkinan PSBB diperpanjang, keputusannya besok (28 Mei). Kita belum new normal kasus positif masih puluhan,” ujar Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno pada RRI di Padang, Rabu (27/5/2020).

Irwan Prayitno menjelaskan, menuju new normal harus tercapai syarat yang sudah ditentukan organisasi kesehatan dunia (WHO). Misalnya transmisi atau penularan virus corona bisa dikendalikan, baik transmisi lokal atau penularan dari luar. Sementara di Sumbar, penularan justru merata ke 19 kabupate/kota. Begitupula klaster Pasar Raya Padang yang belum terkendali.

“Dari 19 kabupaten/kota, kabupaten Sijunjung yang belum pernah terkonfirmasi kasus positif. Akhirnya hari ini 8 orang dinyatakan terjangkit corona. Penularan dari kasus Pasar Raya Padang juga masih dalam upaya pengendalian. Kemudian ada syarat, tingkat penularan corona reproductive number (R0) di suatu wilayah harus di bawah 1. Sementara kita hari ini positif 27, kemarin 35, sebelumnya 32,” bebernya.

Hasil evaluasi PSBB pun, tegas Irwan Prayitno, masih banyak masyarakat tidak disiplin. Dengan kondisi itu, pertimbangan melanjutkan PSBB masih menguat dibicarakan dalam rapat seluruh kepala daerah di Sumbar.

“Untuk itulah arahan Presiden agar TNI Polri membantu optimalisasi pengawasan selama PSBB ini agar lebih disiplin. Pengawasan yang selama ini di perbatasan diperluas sampai ke pasar-pasar, mall, hingga kawasan wisata. Harapannya warga displin dengan protokol kesehatan, lalu penularan corona bisa terkendali, masuklah tahap new normal. Jadi bukan Sumbar terpilih untuk langsung melaksanakan new normal seperti yang diberitakan selama ini,” tuturnya.

Irwan Prayitno masih berharap agar masyarakat benar-benar displin mematuhi segala aturan dan ketentuan protokol kesehatan maupun PSBB agar kondisi segera membaik, sehingga bisa melangkah menuju new normal.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00