Pembatalan Tuan Rumah PENAS KTNA 2020 Harus Ada Alasan Kuat

KBRN, Padang : Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat Supardi mengungkapkan harus ada alasan yang kuat terkait pembatalan tuan rumah Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) 2020. Namun hingga saat ini, pihaknya mengaku belum mendapatkan informasi resmi terkait pemindahan tuan rumah PENAS KTNA 2020 dari Kota Padang ke Kabupaten Padang Pariaman.

"Kita belum tahu sebab pemindahan ini," katanya saat dihubungi RRI, Senin (9/12/2019).

Menurutnya, dengan waktu tersisa yang sangat singkat menjelang perhelatan, maka segala persiapan harus dimatangkan. Sebab kegiatan berskala nasional ini tidak hanya membawa nama baik Kota Padang sebagai tuan rumah, tetapi membawa nama Sumatera Barat sebagai provinsi penyelenggara.

"Ini bukan masalah nama Kota Padang, atau Padang Pariaman yang akan menjadi tuan rumah. Tetapi menyangkut Sumatera Barat sebagai provinsi penyelenggara. Sumbar akan dikunjungi oleh provinsi lain melihat bagaimana persiapan event nasional ini," ungkapnya.

Supardi tak ingin kisruh persoalan pemindahan tuan rumah, berpengaruh terhadap kelancaraan kegiatan. Apalagi APBD sudah disahkan yang menyedot cukup banyak anggaran untuk kegiatan pertemuan nelayan dan petani andalan di Indonesia tersebut.

"APBD 2020 kan sudah ketok palu. Kalau mau jadi tuan rumah tentu butuh pula biaya yang tidak sedikit. Apalagi Kabupaten Padang Pariaman kegiatannya juga full di 2020 salah satunya sebagai tuan rumah MTQ nasional,"tuturnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan segera meminta penjelasan dari Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno terkait alasan pemindahan tuan rumah PENAS KTNA yang akan diselenggarakan pada 20 hingga 25 Juni 2020.

"Kita akan segera minta keterangan terkait isu pemindahan tuan rumah ini, agar semuanya jelas. Jangan sampai persoalan ini berdampak pada kesuksesan kegiatan PENAS KTNA 2020," ujar Supardi.

Saat ini beredar di media sosial terkait surat dari Gubernur Sumatera Barat, perihal pembatalan tuan rumah PENAS KTNA 2020. Surat yang ditandatangai Gubernur Sumatera Barat pada 3 Desember dengan nomor 253/12975/DTPHP/12/2019 yang berisi menindaklanjuti surat Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian selaku penanggung jawab PENAS KTNA XVI tahun 2020 perihal rekomendasi lokasi Penas yang semula bertempat di Kota Padang dipindahkan ke Kabupaten Padang Pariaman. Sehingga Kota Padang sebagai tuan rumah pelaksanaan PENAS KTNA 2020 dinyatakan batal.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00