Ancaman Penyakit Kulit di Lingkup Pemasyarakatan

KBRN, Padang : Berbagai upaya dilakukan lapas dan  rutan untuk meningkatkan derajat  kesehatan warga binaan,  salah satunya pengobatan massal yan diperuntukkan bagi wbp yang menderita penyakit menular selain Covid19 seperti halnya penyakit  kulit gatal-gatal yang umumnya dibawa narapidana pindahan luar kota. Penyakit kulit tersebut dengan sangat mudah menular di lingkup pemasyarakatan sehingga  dan  antisipasi cepat untuk menyelamatkan warga binaan yang belum terpapar penyakit kulit tersebut. 

Dalam perbincangannya dengan RRI, Kamis, (24/06/2021),  Karutan Padang Panjang Rudi Kristiawan mengatakan, pengobatan massal yang diperuntukkan bagi warga binaan yang terpapar jamur atau virus tersebut diharapkan dapat memutus rantai penularan penyakit kulit gatal yang meresahkan penghuni lainnya.

" Dari pihak rutan juga melakukan antisipasi lain dalam bentuk pemisahan ruangan  dan edukasi tentang penerapan  pola hidup bersih guna  mempersempit potensi penularan penyakit gatal di lingkup pemasyarakatan. Mereka yang sudah tertular penyakit menular ini, diisolasi dalam ruangan tertentu untuk mendapatkan pengobatan secara intens," ujar Rudi.

Fakta riil  yang ditemui di lapangan menunjukkan  penularan penyakit kulit gatal dipicu pola hidup dan lingkungan yang kurang mendukung sehingga untuk pemenuhan kebutuhan hidupnya warga binaan menggunakan fasilitas apada adanya, bahkan serringkali tidak  terpenuhi seperti halnya pengadaan air bersih yang seringkali bermasalah.

Namun untuk rutan Padang Panjang sendiri, kebutuhan air bersih terpenuhi sesuai kebutuhan. Lingkungan  dan kondisi geografis alam mendukung sepenuhnya  pemenuhan kebutuhan warga binaan terhadap air bersih dan hal yang perlu dilakukan ke depannya, bagaimana dalam situasi pandemi Covid19, penghuni rutan  tetap memperhatikan aspek kebersihan diri dan lingkungan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00