Ratusan Liter Tuak di Pasbar Naik Ke Proses Pengembangan

KBRN, Padang : Satpol PP dan Damkar Pasaman Barat menduga kuat ada jaringan bisnis tuak besar di bumi mekar Tuah Basamo dimaksud. Untuk itu, pasca pengamanan 128 liter tuak di Kecamatan Kinali dan Luhak Nan Duo, kemarin, Satpol PP terus melakukan pengembangan untuk masuk ke tahap selanjutnya, hingga ke meja hijau.

Plt Kasat Pol PP dan Damkar Pasaman Barat Safaruddin kepada RRI siang tadi mengatakan, untuk memberantas bisnis minum keras Satol PP terus melakukan penertiban terhadap pedagang. Hal ini dilakukan berdasarkan Perda nomor 13 tahun 2018 tentang perubahan Perda No 09 tahun 2017 tentang keamanan dan ketertiban umum. Pelanggaran pasal 10 ayat 1 yang berbunyi setiap orang atau badan usaha dilarang menjual, menyimpan minuman tradisional yang memabukkan.

“Kita bawa ke Kantor. Barang Bukti kita liat perkembangannya. Rencananya akan naik ke pengadilan,” ucap Safaruddin (Kamis, 24/06/2021).

Plt Kasat Pol PP dan Damkar Pasaman Barat Safaruddin mengimbau masyarakat untuk berani melapor, jika melihat ada pembuatan, jual beli barang haram tersebut. Masyarakat dapat melapor langsung ke Satpol PP Pasaman Barat. Harapannya, peredaran minuman memabukkan ini bisa dicegah, yang muaranya membebaskan generasi muda dari pengaruh buruk minuman beralkohol.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00