Pengembangan Sapi Perah di Tahura Masih Tunggu Izin KLHK

KBRN, Padang : Pemerintah Kota Padang masih mengurus perizinan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia, untuk dapat menggunakan Taman Hutan Raya Bung Hatta (Tahura) sebagai lahan pengembangan sapi perah.

"Kami telah mengunjungi KLHK pada pekan lalu, sekaligus mengirimkan surat  untuk dapat menggunakan Tahura sebagai lokasi pengembangan sapi perah," kata Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syahrial Kamat kepada RRI di Padang, Rabu (23/6/2021).

Syahrial mengatakan, selain mengirimkan surat, saat ini Dinas Pertanian membuat peta tapak agar sebagian lokasi Tahura dapat dipakai untuk pengembangan sapi perah. Diperkirakan pembuatan peta tapak ini dapat dituntaskan dalam satu hingga dua bulan ke depan.

"Harus diubah peta tapaknya menjadi lokasi penggunaan khusus," ujarnya.

Menurut Syahrial, nantinya apabila KLHK Republik Indonesia tidak memberikan izin untuk penggunaan lokasi tahura sebagai pengembangan sapi ternak, maka Pemerintah Kota Padang telah menyiapkan alternatif lahan lainnya. Sebab Dinas Pertanian Kota Padang tetap bertekad agar Kota Padang memiliki lokasi pengembangan sapi perah.

"Kita sudah siapkan lokasi lainnya di Pauh atau Koto Tangah," katanya.

Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syahrial Kamat menambahkan, dengan masih panjangnya proses yang harus dilalui untuk dapat mewujudkan pengembangan sapi perah di Tahura, diperkirakan tidak dapat terwujud pada tahun ini.

"Diharapkan segala proses dapat dituntaskan dalam waktu dekat, sehingga pada awal tahun 2022 mendatang pengembangan sapi perah di Kota Padang dapat terwujud," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00