BPBD PADANG PARIAMAN, PETAKAN GIS RAWAN BENCANA, GUNAKAN NIK

KBRN, Padang Pariaman : Untuk memudahkan pendataan warga saat darurat dan pasca bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah -BPBD Kabupaten Padang Pariaman memanfaatkan data Nomor Induk Kependudukan NIK. Inovasi terbaru ini merupakan satu-satunya di Indonesia.

Kabupaten Padang Pariaman, sebagian besar nagarinya berada di pinggir pantai.  Berdasar peta kebencanaan, Padang Pariaman termasuk dalam zona yang berisiko terjadinya bencana, seperti tsunami. Untuk itu Pemerintah setempat memanfaatkan data kependudukan untuk peta susten informasi geografis atau GIS rawan bencana. Pemanfaatan ini merupakan yang pertama di Sumatera Barat dan BNPB akan menjadikan percontohan untuk seluruh Indonesia.

Kepala Pelaksana BPBD Padang Pariaman Budi Mulya di sela-sela Rapat Harmonisasi Program Destana dan Jalur Evakuasi Bencana yang dibuka oleh Wakil Bupati Padang Pariaman dan juga dihadiri oleh Direktur Kesiapsiagaan Kedeputian Pencegahan BNPB Eni Supartini mengatakan, pendataan korban bencana berbasis nomor induk kependudukan merupakan inovasi yang  sangat penting dalam menunjang pelaksanaan penanggulangan bencana. Dijelaskannya, inovasi ini kedepannya akan dikembangkan.

 “aplikasi ini memberikan kemudahan untuk pendataan saat darurat dan pasca bencana, dan pemanfaatan data kebencanaan ini pertama kali di sumatera barat”ujar Budi Mulya, Selasa (22/06/2021).

Lebih lanjut Budi Mulya menjelaskan, rapat harmonisasi program Destana dimaksudkan untuk mengevaluasi kegiatan yang telah berjalan dan sekaligus perencanaan replikasi pada nagari-nagari lainnya. Selain itu dalam rangka penguatan kapasitas kelembagaan dan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Perencanaan jalur evakuasi yang dibutuhkan pada daerah potensi bencana sebagai upaya pengurangan resiko bencana / mitigasi.

Sementara itu Direktur Kesiapsiagaan Kedeputian Pencegahan BNPB Eni Supartini mengatakan, Program Pencegahan yang didanai oleh World Bank menjadi salah satu program yang harus segera dilaksanakan. Program mencakup Penguatan Kelembagaan, Penyempurnaan Informasi Risiko, Penguatan budaya sadar bencana untuk menyiapkan kesiapsiagaan masyarakat.

Kabupaten Padang Pariaman memiliki 10 Nagari Destana yakni Gasan Gadang, Malai V Suku, Guguak Kuranji Hilir, Koto Tinggi Kuranji Hilir, Pilubang, Kurai Taji, Sunua Barat, Ulakan, Manggopoh Palak Gadang dan Tapakis.

“ Memang saat ini sudah terpasang papan informasi di kesepuluh DESTANA yang telah dibentuk di Kabupaten Padang Pariaman,”tambahnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00