Peralatan di Shelter Sering Dicuri, BPBD akan Tempatkan Petugas

KBRN, Padang : BPBD Kota Padang menyayangkan sering terjadinya aksi pencurian peralatan kebencanaan di shelter yang ada di daerah ini. Padahal keberadaan alat dimaksud sangat dibutuhkan sebagai peringatan dini untuk bencana gempa dan tsunami.

"Lumayan sering kita mendapati peralatan di shelter hilang dicuri oknum yang tidak bertanggungjawab," kata Kepala BPBD Kota Padang Barlius, kepada RRI di Padang, Jumat (18/6/2021).

Barlius mengungkapkan, di shelter dekat Masjid Darussalam Tabing sudah dua kali terjadi aksi pencurian berupa aki dan kabel dalam tahun ini. Kehilangan alat penunjang sistem peringatan dini tersebut tentunya akan menggangu proses mitigasi.

"Sudah kita laporkan tapi sampai saat ini oknum yang mencuri belum juga tertangkap," ujarnya.

Menurut Barlius, masyarakat disekitar sudah berupaya untuk dapat menjaga peralatan kebencanaan yang ada di shelter, akan tetapi karena banyak penduduk berusia lanjut sehingga tidak kuat melaksanakan ronda. Akibatnya peluang untuk oknum yang tidak bertanggungjawab mencuri peralatan di shelter terbuka lebar.

Kepala BPBD Kota Padang Barlius, menambahkan, guna mengantisipasi terjadinya kehilangan kabel serta peralatan lainnya, BPBD akan menyiapkan petugas di 25 lokasi sistem peringatan dini gempa yang tersebar di daerah pantai dan shelter. Diharapkan dengan ditempatkannya petugas, seluruh peralatan kebencanaan yang ada di lapangan aman dari aksi pencurian.

"Kami sangat berharap agar masyarakat bersama-sama dapat menjaga peralatan kebencanaan yang ada di lapangan karena sangat penting untuk mitigasi," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00