Pemko Padang Larang Pelaksanaan Takbiran Keliling

KBRN, Padang : Masih sama seperti tahun sebelumnya, penyelenggaran kegiatan takbiran keliling kembali ditiadakan di Kota Padang. Hal tersebut disebabkan masih tingginya penularan Covid-19 di daerah ini dan berada di zona orange.

"Penyelenggaraan malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri hanya diperkenankan dilaksanakan melalui pengeras suara di masjid maupun musala. Sementara untuk takbiran keliling tidak diperbolehkan guna mengantisipasi terjadinya keramaian," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, Alfiadi kepada RRI di Padang, Jumat (5/5/2021).

Menurut Alfiadi, pelarangan kegiatan takbiran keliling sudah disesuaikan dengan surat edaran yang dikeluarkan Menteri Agama Republik Indonesia tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri 1442 Hijriyah di Saat Pandemi yang dikeluarkan pada 6 Mei lalu.

"Sudah jelas ada aturannya dari Kementerian Agama," katanya.

Alfiadi mengatakan, meskipun pelaksanaan takbiran dapat dilakukan di setiap masjid dan musala, tetapi harus tetap memperhatikan sejumlah ketentuan. Misalnya saja harus dilaksanakan secara terbatas yakni hanya 10 persen dari kapasitas masjid dan musala, serta menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan menghindari keramaian.

"Kegiatan takbiran dapat disiarkan secara virtual dari masjid dan musala sesuai ketersediaan perangkat telekomunikasi," katanya.

Alfiadi berharap agar masyarakat dapat memahami dengan bijak terhadap pelarangan kegiatan takbiran keliling. Sebab saat ini Kota Padang telah masuk zona resiko sedang penyebaran covid-19 atau zona orange dengan penambahan kasus positif Covid-19 mencapai ratusan setiap harinya.

"Nantinya bagi masyarakat yang melanggar aturan tersebut, akan ditertibkan tim gabungan baik dari TNI, Polisi, dan Satpol PP," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00