Ini Alasan Pentingnya Imunisasi Campak bagi Si Kecil

KBRN, Padang : Orangtua harus memahami pentingnya imunisasi campak pada anak. Secara umum, imunisasi adalah langkah pemberian sistem kekebalan tubuh alias imunitas untuk membantu menurunkan risiko terjadinya penyakit. Salah satunya adalah menurunkan risiko campak dengan imunisasi campak. 

Pada dasarnya, bayi yang baru lahir membawa antibodi alami yang berasal dari sang ibu. Antibodi ini yang melindungi janin sampai tiba waktunya persalinan. Namun, antibodi tersebut akan semakin menurun seiring pertambahan usia. Maka dari itu, dibutuhkan imunisasi untuk mencegah penyakit tertentu menyerang tubuh.

Pentingnya Imunisasi Campak agar Tidak Mudah Sakit

Campak adalah jenis penyakit yang terjadi karena ada infeksi virus. Kondisi ini ditandai dengan munculnya ruam kemerahan di permukaan kulit. Ruam bisa muncul di mana saja, hampir di semua bagian tubuh. Kondisi ini tidak boleh disepelekan, terutama pada bayi dan anak-anak. Campak merupakan penyakit menular yang bisa menyebabkan komplikasi serius. 

Maka dari itu, tidak salah jika dikatakan imunisasi campak adalah hal yang penting. Imunisasi merupakan satu cara untuk merangsang dan menambah kekebalan tubuh sehingga bisa menghindari risiko penyakit akibat infeksi virus. Hal ini tentu akan membantu mendukung tumbuh kembang Si Kecil menjadi lebih sehat. 

Selain itu, manfaat imunisasi bisa menurunkan angka kejadian penyakit, kecacatan, hilangnya nyawa seseorang yang disebabkan oleh penyakit infeksi, dan mencegah penyakit epidemi pada generasi mendatang. Secara tidak langsung, manfaat imunisasi juga bisa menekan pengeluaran atau menghemat biaya kesehatan. Pemberian imunisasi dimulai sejak usia bayi sampai masuk usia sekolah.

Campak adalah penyakit yang memicu komplikasi berbahaya, sehingga penting bagi anak untuk mendapatkan vaksinnya. Vaksinasi campak biasanya dilakukan sebanyak dua kali, yaitu saat anak berusia sembilan bulan dan kedua saat usia enam tahun lewat program Bulan Imunisasi Anak di Sekolah (BIAS) di kelas 1. 

Mengenal Gejala Penyakit Campak

Gejala awal campak yang bisa dilihat di antaranya, batuk, pilek, radang tenggorokan, demam, mata merah dan berair, bercak putih keabu-abuan di mulut dan tenggorokan, serta muncul ruam kulit yang khas pada hari ketiga hingga hari ketujuh. Memang campak tampak seperti infeksi virus biasa, tapi tidak boleh menganggapnya enteng. Campak termasuk penyakit berbahaya dan mudah menjadi wabah.

Penyakit campak memiliki nama lain yaitu rubeola atau campak merah. Selain vaksin campak biasa, kini hadir pula vaksin MR yang merupakan vaksin kombinasi untuk mencegah sakit campak dan rubella atau campak Jerman. Pemberian imunisasi MR adalah upaya pencegahan yang dinilai paling ampuh untuk mencegah penyakit.

Anak-anak dan wanita yang tengah merencanakan kehamilan menjadi kelompok yang paling disarankan untuk mendapat vaksin MR. Hal ini bertujuan untuk menurunkan risiko rubella yang rentan menyerang ibu hamil. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berdampak pada kondisi kehamilan dan memicu komplikasi pada bayi yang dilahirkan. 

@halodoc

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar