RAMBUT RONTOK DAN PENYEBABNYA

KBRN, Padang: Setiap manusia bisa saja kehilangan 50 – 100 helai rambut perharinya. Jika melebihi angka ini, Anda mungkin mengalami kerontokan rambut berlebih. Umumnya, rambut baru akan tubuh dan menggantikan rambut yang rontok. Namun jika rambut rontok berlebihan, apalagi bila disertai dengan terganggunya pertumbuhan rambut atau berhenti, tentu Anda berisiko mengalami masalah kebotakan. Ada berbagai penyebab rambut rontok berlebihan terjadi, mulai dari faktor genetik, kekurangan nutrisi, hingga kondisi medis tertentu yang tengah diderita.

Seperti dilansir dari SehatQ.com, ada berbagai macam penyebab rambut rontok parah, diantaranya.

  1. Faktor keturunan/ genetik.

Tidak dapat dipungkiri terkadang penyebab rambut rontok parah adalah faktor keturunan atau genetik.Ini artinya, bila salah satu orang tua atau anggota keluarga ada yang mengalami kerontokan, Anda pun mungkin berisiko mengalami hal yang sama.Wanita yang mengalami penipisan rambut secara genetik (androgenetic alopecia) biasanya akan ditandai dengan penipisan di garis rambut.Sedangkan, pria akan mengalami pertumbuhan rambut yang lambat hingga kebotakan di beberapa area di kepalanya.Walaupun kondisi ini umumnya muncul sekitar usia 50-60 tahun, tidak menutup kemungkinan gejala akan muncul dan berkembang di usia 20-an.

  1. Stres

Apa pun jenis stres, baik secara psikis dan fisik, yang diakibatkan oleh kecelakaan, melahirkan, perceraian, kematian pasangan atau anggota keluarga, hingga mengidap penyakit serius bisa menjadi penyebab rambut rontok parah.Kerontokan rambut akibat stres biasanya hanya berlangsung sementara. Jika stres berakhir, tubuh Anda akan menyesuaikan diri dan kerontokan rambut akan berhenti.Kebanyakan orang akan kembali mengalami siklus pertumbuhan normal 6 minggu hingga 9 bulan setelah mengalami stres berat.

  1. Salah cara merawat dan menata rambut, seperti mengikat rambut terlalu kencang.

Cara merawat dan menata rambut yang Anda lakukan selama ini juga berpengaruh terhadap kerontokan rambut.Misalnya, mengikat rambut terlalu kencang hingga sering menata rambut menggunakan catokan atau alat pengering rambut dengan suhu yang sangat panas. Biasanya, hal ini yang menjadi penyebab rambut rontok pada wanita.Suhu yang terlalu panas dari alat penata rambut dapat menghilangkan kelembapan alami rambut dengan mengurangi kandungan airnya. Alhasil, rambut pun rusak, bercabang, dan kering.Selain itu, kebiasaan mewarnai rambut dan mengeriting rambut juga dapat memicu kerusakan rambut seiring berjalannya waktu yang ditandai dengan rambut rontok.

  1. Kekurangan zinc dan zat besi.

Kekurangan protein juga bisa berpengaruh terhadap kesehatan rambut. Protein adalah zat pembangun utama tubuh, termasuk sel rambut hingga kuku.Untuk itu, penting memenuhi asupan protein yang cukup agar pertumbuhan rambut bisa lebih sehat. Anda bisa mengonsumsi makanan mengandung protein dari daging merah, daging putih, telur, tahu, hingga kacang-kacangan.

  1. Perubahan hormon saat hamil, melahirkan, menyusui dan menopause.

Perubahan hormon saat hamil, melahirkan, menyusui, dan menopause dapat menjadi penyebab rambut rontok pada wanita.Di samping itu, penyakit yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS) juga bisa menimbulkan kerontokan rambut. Kondisi medis ini bisa menyebabkan tumbuhnya kista di dalam rahim.Selain wanita, penyebab rambut rontok pada pria akibat ketidakseimbangan hormon juga dapat terjadi.Pria yang mengalami rambut rontok parah seiring bertambahnya usia disebabkan oleh folikel rambut yang tidak merespon hormon DHT (dihydrotestosterone) dengan baik.

  1. Mengkonsumsi obat-obatan tertentu.

Bila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, kemungkinan berbagai obat tersebut yang menjadi biang keladi dari rambut rontok parah.Beberapa obat yang dapat menjadi penyebab rambut rontok berlebihan adalah obat tekanan darah, obat radang sendi, pil KB, obat kanker, obat jantung, obat depresi, obat antikejang, dan obat asam urat.Jika Anda mencurigai penyebab rambut rontok terus-menerus akibat penggunaan obat-obatan, segera konsultasikan dengan dokter. Ingat, jangan berhenti mengonsumsi obat tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda.

  1. Penyakit Kulit Kepala

Penyebab rambut rontok berlebihan lainnya bisa berasal dari penyakit pada kulit kepala. Berikut adalah penyakit pada kulit kepala yang mungkin menyebabkan gejala kerontokan rambut.

  • Kurap, Penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur sehingga menimbulkan benjolan merah dan bercak hitam di kulit kepala. Selain kerontokan rambut parah, gejala kurap ditandai dengan ruam gatal membentuk pola seperti cincin dikelilingi pinggiran bersisik yang sedikit terangkat.
  • Psoriasis kulit kepala. Salah satu gejala awal dari psoriasis kulit kepala adalah rambut rontok dan kulit kepala yang terasa gatal.
  • Alopecia areata, yakni gangguan autoimun yang menyerang folikel rambut sehingga menyebabkan rambut rontok. Tidak hanya rambut di kulit kepala, Anda juga bisa mengalami kerontokan pada bulu mata dan alis.

Kenali penyebabnya, maka Anda akan dapat mencari perawatan rambut Anda sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan rambut Anda.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar