Kearifan Lokal Minang, Memilih Makanan Halal Untuk Cegah Penyakit

KBRN,Padang; Kearifan lokal di ranah Minang, juga banyak mengajarkan bagaimana memilih makanan yang halal, baik dan sehat.

Hal ini sangat bermanfaat dalam menjaga kebugaran badan dan mencegah berbagai penyakit, termasuk menangkal virus corona.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unand Padang, Dr. Hassanudin, M.Si, mengatakan, konsep Minangkabau yang digambarkan dalam ungkapan filosofis  “Majilih di tapi aia Maradeso diparuik kanyang” , dapat dimaknai sebagai upaya memilih makanan yang sehat dan menyenangkan.

“Memilih makanan dalam ungkapan filosofis Minang Majilih di tapi aia Maradeso diparuik kanyang’’,  majilih yang berarti kebersihan, higienitas, sedangkan Maradeso artinya kebahagiaan, kesenangan bisa rekreasi dan relaksasi, sehingga bisa menikmati kehidupan seperti  perut kenyang’’ ujar Hassanudin dalam Dialog Kearifan Lokal Sumatera Barat, di Pro 4 RRI Padang, Kamis (19/3/2020).

Disebutkan, makanan yang halal dan baik ada hubungannya dengan kebersihan, makanan dan kesejahteraan seseorang. Hal ini erat kaitanya dengan ungkapan minangkabau ‘’condong mato ka nan rancak, condong salero ka nan lamak’’.

“Artinya mata memang lazimnya suka melihat yang indah dan cantik artinya antara estetika dan etika ada dalam hal itu. Dan condong ka nan lamak artinya itu alamiahnya manusia itu suka  makanan yang enak. Enak itu bukan berarti cita rasa tetapi juga berkaitan dengan kebersihannya, material yang dipilih, rempah- rempahnya kemudian menjadi awet sehingga makanan minang itu awet,’’ jelasnya.

Sementara itu Ahli Kimia sekaligus Dekan FMIPA Unand Padang, Prof. Dr. Dafni, M.Sc.  mengatakan  dari segi reaksi kimia, tubuh manusia adalah reaksi kimia paling lengkap didunia karena memakan berbagai jenis makanan. Maka pilihlah  makanan yang baik sehingga terjadi reaksi yang baik  dalam keadaan seimbang dalam tubuh . Sedangkan dalam kasus virus corona , Dafni  menjelaskan bahwa virus itu makluk hidup yang  akan tumbuh pada media yang  cocok di tubuh manusia. Dengan memilih makanan yang halal dan baik berarti Manusia tidak menyediakan media tumbuh yang cocok bagi virus itu berkembang.

“Masyarakat untuk tidak memilih makanan yang tidak halal dan tidak baik yang berhubungan dengan sanitasi kebersihan, selain banyak minum air putih kemudian memasak makanan yang sempurna,” imbaunya.(Riri/Pro4 RRI Padang)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00