Peragaan Busana Songket Karya Itang Yunasz Warnai Pertemuan Tahunan BI Sumbar

KBRN, Padang: Lenggak-lenggok pergawati meramaikan pertemuan tahunan Bank Indonesia (BI) Sumatera Barat 2019 yang digelar di aula kantor setempat, Rabu (4/12/2019). Kegiatan yang awalnya membahas hal berat seputar perekonomian nasional dan daerah, tiba-tiba saja berubah menjadi ajang peragaan busana. 

Perempuan-perempuan cantik dengan perawakan jangkung menggunakan busana berbahan songket berseliweran di panggung. Tampilannya memukau peserta yang hadir. Apalagi songket, kain khas Minangkabau itu terlihat sangat elegan ketika menjadi busana kreasi, karya desainer Itang Yunasz dan Frisma Yeni.

"Kami sengaja memamerkan songket ini, untuk menggelorakan pemakaian songket. Kalau di BI Sumbar, setiap hari Rabu semua pakai baju berbahan songket. Kami harap instansi pemerintahan dan kantor lain menerapkannya juga," tutur Kepala BI Sumbar, Wahyu Purnama, Rabu (4/12/2019).

Menurut Wahyu, songket yang tak terpisahkan dari kehidupan adat Minangkabau, harus benar-benar dipromosikan oleh masyarakat Minangkabau sendiri. Caranya, secara masif dan terus menerus masyarakat menggunakan songket.

"Kalau bukan kita siapa lagi yang mempromosikan. Kalau wisatawan melihat nantinya akan tertarik, sehingga oleh-oleh tidak melulu keripik," ucapnya.

Wahyu berpendapat, keberpihakan dalam menggunakan songket juga akan memutar roda ekonomi di daerah, khususnya bagi pengrajin songket.

Kegiatan itu diapresiasi Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno yang hadir memberikan sambutan. Menurutnya, songket harus diperjuangkan agar benar-benar menjadi kain kebanggan yang digunakan masyarakat di Indonesia, layaknya batik.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00