Wisuda UNP, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah : Hadapi Revolusi Industri dan Pandemi Dengan Menguasai Teknologi

Tidak hanya berbekal nilai tinggi dan cerdas secara teori, lulusan perguruan tinggi harus memiliki modal penguasaan teknologi untuk bertarung merebut dunia kerja atau membuka peluang usaha. Hal tersebut diungkapkan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah ketika memberikan kuliah umum pada wisuda di Universitas Negeri Padang yang dilaksanakan secara virtual, Jumat pagi (25/9/2020).

Catatan Kementerian Ketenagakerjaan berdasar data Badan Pusat Statistik, terdapat satu juta orang pengangguran dari lulusan diploma dan sarjana pada tahun 2019. Menurut Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, kondisi itu patut menjadi perhatian. Apalagi di masa pandemi, sektor ketenagakerjaan mengalami gunjangan. Terdapat 2,15 juta pekerja yang terdampak Covid-19, mulai dari dirumahkan sampai pemutusan hubungan kerja. Hal itu pun telah ditanggulangi pemerintah melalui stimulus subsidi gaji, dan pra kerja.

Situasi dimaksud, menurut Menteri Ida Fauziyah, menjadi tantangan berat bagi lulusan baru dalam dunia kerja. Sebab mereka menghadapi dua tantangan besar sekaligus, yakni revolusi industri dan pandemi dalam masa yang bersamaan.

Transformasi digital, jelas Menteri Ida Fauziyah, menjadi norma baru di era revolusi industri. Dampaknya sangat besar dalam dunia ketenagakerjaan. Terjadi perubahan pola pikir dalam berkerja, cara bekerja, hingga keahlian yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Proses digitalisasi yang menandai revolusi industri juga membuat sejumlah pekerjaan hilang karena posisi manusia diganti oleh teknologi buatan. Untuk itulah sangat perlu penguasaan teknologi dan jeli melihat peluang kerja yang mampu bertahan di masa mendatang.

“Misalnya, industri teknologi dan informasi yang paling tinggi pertumbuhannya. Pekerjaan sebagai programer, analisis data, dan perancang kecerdasan buatan. Begitupula, jika berwirausaha harus mampu berinovasi dengan pemanfaatan teknologi,” bebernya pada ribuan wisudawan/wisudawati.

Hal senada juga diungkapkan Rektor UNP Prof. Ganefri. Menurutnya, inovasi dengan memanfaatkan teknologi informatika merupakan keniscayaan yang harus dilakukan. Sebab saat ini kehidupan masyarakat di segala sektor telah berbasis elektronik dengan memanfaatkan teknologi informatika.

“Mengembangkan usaha berbasis teknologi juga menjadi solusi bertahan di masa pandemi. Ini merupakan salah satu jawaban dari guncangan yang kita alami secara global,” ungkapnya.

Sementara itu, wisuda periode 120 di UNP merupakan wisuda kali ketiga yang digelar secara virtual. Sebab di Kota Padang saat ini masih masuk zona merah penularan Covid- 19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00