PLASTIK, LIMBAH TAHUNAN DI MOMEN IDUL ADHA

Plastik Bungkus Daging Qurban (foto : greeners)

KBRN, Padang: Penyembelihan hewan qurban pada Hari Raya Idul Adha tak hanya dimanfaatkan sebagai momen berbagi kebahagiaan, namun juga sebagai bentuk peningkatan keimanan dan ketaatan umat Muslim kepada Allah SWT. Namun sering kali diabaikan setelah kegiatan berqurban tersebut, meninggalkan limbah yang dapat mencemari lingkungan. 

Fungsional Pengawas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Fuadi Syukri kepada RRI mengatakan, limbah yang dihasilkan dari proses penyembelihan hewan qurban yang dapat menjadi penyebab terjadinya pencemaran. Selain darah serta isi dalam yang tidak terpakai juga penggunaan plastik pada saat pembagian daging qurban tersebut. 

Fuadi menambahkan, hal yang paling memberikan dampak jangka panjang adalah penggunaan kantong plastik yang biasanya digunakan untuk memasukkan daging qurban sebelum akhirnya dibagikan kepada  masyarakat. 

“Kita harapkan panitia qurban tidak lagi menggunakan kantong plastik sekali pakai, atau masyarakat yang membawa wadahnya ketempat pembagian daging qurban itu, jadi mengurangi limbah plastik,” ujar Fuadi. 

Lebih lanjut, Fuadi mengatakan untuk tahun 2022, pihaknya mencatat ada sekitar 1,8 juta ekor sapi yang akan diqurbankan. Hal itu tentu akan berimbas pada meningkatnya penggunaan plastik yang diperkirakan dapat mencapai 124 juta lembar. Untuk itu pihaknya berharap masyarakat atau panitia qurban untuk dapat mengelola limbah qurban tersebut dengan baik.

Fuadi mengimbau, untuk limbah organik seperti darah dan isi dalam, sebaiknya tidak dibuang ke sungai melainkan dapat ditanam dan dijadikan kompos, serta untuk mengurangi sampah plastik masyarakat diminta untuk membawa wadah sendiri, atau panitia menyediakan wadah yang dapat didaur ulang seperti daun pisang, tembikar atau anyaman dari bambu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar