STTIND Padang Tanamkan Nilai Estetika di Lingkungan Masyarakat

KBRN, Padang : Bermacam perilaku masyarakat yang dewasa ini dikhawatirkan dapat merusak keindahan lingkungan sekitar, salah satunya  paku-paku yang menancap di pepohonan. Penempatan papan iklan illegal yang  dipasang di pepohonan merusak pemandangan dan  berseberangan dengan program pemerintah yang mengarah pada upaya menciptakan keindalan alam sekitar.

Bertolak dari fenomena tersebut, selaku perguruan tinggi yang mendukung upaya pemerintah daerah menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, STTIND Padang melalui sejumlah kegiatan menunjukkan kontribusinya. Dosen Teknik Lingkungan STTIND Padang, Vina Lestari Riyandini, MT kepada RRI, Selasa, (24/5/2022) menyatakan, kegiatan dimulai dari aksi mahasiswa yang secara rutin melakukan bersih-bersih pantai dilanjutkan dengan aksi cabut paku di pepohonan. Dalam pelaksanaan kegiatan perguruan tinggi jelas Vina Lestari bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup – DLH Sumatera Barat.

" Melalui kerjasama tersebut diharapkan masyarakat atau pelaku usaha tidak lagi menjadikan pepohonan sebagai wadah promosi dengan mengenyampingkan nilai estetika lingkungan  yang mestinya tetap dilestarikan," ungkap Vina Lestari Riyandini, MT.

Edukasi dan sosialisasi yang dilakukan perguruan tinggi di daerah secara perlahan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keseimbangan alam dengan merawat aset yang ada di lingkungan sekitar.

Aksi cabut paku yang dilakukan mahasiswa merupakan wujud nyata kepedulian kaum muda untuk keberlangsungan  kehidupan di lingkungan sekitar. Perlu edukasi berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Untuk sekarang ini,  banyak faktor pemicu kerusakan lingkungan, tidak saja disebabkan oleh penanganan sampah yang belum maksimal, namun perilaku manusia yang kadang tanpa disadari menimbulkan kerusakan bagi  alam di sekitarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar