Batu Grib Penahan Ombak Tak Kunjung Dibangun, Warga Pasir Jambak Bangun Tanggul Pantai Swadaya

Pembangunan Tanggul Pantai Swadaya Masyarakat Pasir Jambak.jpg

KBRN, Padang: Abrasi akibat gelombang tinggi masih terjadi di kawasan wisata Pasir Jambak Kota Padang. Sebagai langkah penanggulangan, masyarakat secara swadaya melakukan pembangunan tanggul untuk mengurangi kekuatan terjangan ombak.

Patihariyose warga Pasir Jambak mengatakan, saat ini warga secara bertahap membangun tanggul menggunakan cincin gorong-gorong untuk ditanam di sepanjang garis pantai di wilayah penangkaran penyu Pasir Jambak sepanjang 60 meter. Estimasi dana yang diperlukan sebesar 30 juta rupiah. Saat ini yang telah selesai dikerjakan 30 meter.

“Anggaran terbatas, kita baru bangun sepanjang 30 meter. Itupun baru satu tingkat, karena idealnya dua tingkat. Bertahap kita lakukan karena saat gelombang deras sedang terjadi,” ucapnya pada RRI di Padang, Jumat (3/12/2021).

Yose mengaku, membangun tanggul peredam ombak demi menyelamatkan vegetasi pantai berupa cemara yang telah ditanam sejak 2005 lalu. Sebab terjangan ombak yang memicu abrasi, telah banyak membuat cemara tumbang. Padahal cemara itu sangat diperlukan sebagai tameng jika ada angin badai.

“Kepentingan saya untuk menyelamatkan vegetasi. Pembangunan tanggul swadaya kami lakukan karena terlalu lama menunggu pergerakan pemerintah membangun grib sampai ujung Pantai Pasir Jambak,” bebrnya.

Yose menambahkan, pembangunan tanggul menggunakan cincin gorng-gorong lebih memakan biaya yang murah dibanding pembangunan batu grib yang mencapai miliaran rupiah. Yose berharap, permasalahan abrasi di ujung Pantai Pasir Jambak mendapat perhatian serius.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar