Áron Szilágyi Cetak Sejarah, Tiga Emas Berturut-turut

Pemain anggar putra asal Hungaria Áron Szilágyi, mencetak sejarah dan rekor sebagai orang pertama di dunia yang mampu memenangkan tiga medali emas dalam tiga event Olimpiade berturut-turut untuk cabang olahraga Anggar dari nomor pedang perseorangan atau individu (Dok. Istimewa/olympics.com)

KBRN, Jakarta: Pemain anggar putra asal Hungaria Áron Szilágyi, mencetak sejarah dan rekor, setelah mengalahkan Luigi Samelo dari Italia dengan skor 15-7, sekaligus meraih medali emas pada hari pertama kompetisi anggar Olimpiade Tokyo 2020, di Makuhari Messe B Hall, Tokyo, Jepang, Sabtu (24/7/2021).

Kemenangan atas Samelo, menempatkan Szilágyi sebagai orang pertama di dunia yang mampu memenangkan tiga medali emas dalam tiga event Olimpiade berturut-turut untuk cabang olahraga Anggar dari nomor pedang perseorangan atau individu.

Melansir data yang dihimpun Tim Olimpiade RRI, Áron Szilágyi memenangkan medali emas pertama pada Olimpiade London 2012 dan kembali merebut medali emas di nomor yang sama pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Kemenangan bersejarah pemain berusia 31 tahun ini semakin mengukuhkan dirinya sebagai atlet Anggar nomor pedang perseorangan terkuat di dunia, karena di Semi-Final, ia mampu mengalahkan Sandro Bazadze asal Georgia.

Bazadze adalah orang yang berhasil menghancurkan peringkat satu dunia asal Republik Korea, OH Sanguk di perempat final.

Nahas bagi Bazadze, dalam perebutan perunggu, dia gagal setelah dikandaskan rekan satu tim OH Sanguk, yaitu KIM Junghwan dengan skor 15-11.

KIM Junghwan gagal menembus babak final setelah dikandaskan Luigi Samelo.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00