Rangkap Jabatan Pengurus PSSI Kembali Terjadi

Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi. (Dok: Istimewa)

KBRN, Jakarta: Head of Media PSSI, Eko Rahmawanto menuturkan bahwa jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jendral (Sekjen) PSSI saat ini diemban oleh Yunus Nusi tidak melanggar statuta PSSI. 

Pernyataan ini sekaligus menjawab persoalan beberap kalangan yang menyebutkan posisi Plt Sekjen PSSI yang diemban Yunus Nusi sejak 20 April 2020, lalu telahelanggar statuta PSSI. Hal itu lantaran Yunus Nusi masih merangkap sebagai Anggota Eksekutif (Exco) PSSI. 

"Posisi pak Yunus Nusi sebagai Plt Sekjen sekaligus anggota Exco yang jelas tidak melanggar statuta. FIFA dan AFC juga telah memberikan dukungan dan tidak mempermasalahkan hal ini. Korespondensi dengan FIFA dan AFC pun langsung ke Plt Sekjen PSSI," ujar Eko dalam peryataan tertulis, Sabtu (01/08/2020). 

"Bila nanti pak Yunus dikukuhkan sebagai Sekjen PSSI secara definitif, beliau pasti akan mengundurkan diri dari anggota Exco PSSI. Saat ini Plt Sekjen juga terus melakukan komunikasi dengan baik ke FIFA dan AFC," kata dia.

Sejatinya, Yunus Nusi bukanlah orang pertama merangkap dua jabatan tersebut. Sebab, sebelumnya posisi Sekjen yang dirangkap oleh Komite Eksekutif juga pernah dilakukan oleh Joko Driyono pada tahun 2017. 

Saat itu, Joko Driyono mejabat Wakil Ketua Umum PSSI juga merangkap sebagai Plt Sekjen PSSI selama empat bulan hingga terpilihnya Sekjen definitif.

Apalagi, sebelumnya Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, menjelaskan bahwa ia sudah menganggap Yunus Nusi mampu bekerja baik dalam mengemban tugas-tugas kesekjenan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00