Menanti Dirut PT LIB dari Kalangan Profesional

Logo Liga Indonesia Baru (LIB). (Dok: Istimewa)

KBRN, Jakarta : Direktur Pengembangan Bisnis TIRA-Persikabo, Rhendie Arindra mengharapkan agar Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) jangan diisi dari kalangan klub peserta atau-pun PSSI. Kekosongan kursi Dirut PT LIB yang baru saja terjadi, usai ditinggalkan oleh Cucu Somantri. Rhendie mengharapkan posisi tertinggi di operator kompetisi liga Indonesia dapat diisi oleh kalangan profesional. 

“Disusahakan dari kalangan profesional yang mengerti entertaiment business bukan lagi dari dari kalangan klub atau PSSI,” ujar Rhendie kepada wartawan, Rabu (20/05/2020) kemarin. 

Rhendie juga berharap pemimpin PT LIB yang baru tidak rangkap jabatan. Hal itu mengingat Cucu Somantri sempat rangkap jabatan saat masih di PT LIB, sekaligus menjabat Wakil Ketua Umum PSSI.

“Pengganti idealnya bisa belajar dari pengalaman, jangan rangkap jabatan terutama dari federasi (PSSI),” tegasnya. 

Sebagaimana diketahui, pada RUPS PT LIB, Senin (18/05/2020) kemarin, Cucu Somantri dengan resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Dirut PT LIB. Langkah pengunduran diri Cucu Somantri juga diikuti tiga komisaris PT LIB yakni, Sonhadji, Hasani Abdulgani, dan Hakim Putratama.

Kursi kosong di pucuk pimpinan dan Komisaris LIB yang baru akan ditentukan pada RUPS selanjutnya, yang rencananya akan digelar usai Idul Fitri mendatang.

“Liga harus dikemas semenarik mungkin. Iitu tugasnya LIB dengan direktur barunya nanti. Sedangkan, PSSI fokus terhadap pembinaan usia muda, infrastruktur dan lainnya. Sehingga, keduanya bisa berjalan beriringan,” tuntasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00