Liverpool Tak Persoalkan Kompetisi Bergulir Tanpa Penoton

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp. (Dok: Liverpool FC)

KBRN, Jakarta : Liverpool nampaknya sudah pasrah jika nantinya kompetisi Liga Inggris atau Premier League musim 2019/20 kembali dilanjutkan dengan tidak adanya penoton. 

Menurut Manajer Liverpool, Jurgen Klopp melihat kondisi saat ini dimana pendemi COVID-19 masih merajalela, opsi tersebut merupakan yang terbaik agar musim ini bisa diselesaikan. 

"Sayangnya kami harus melakukan itu (pertandingan tanpa penonton), tanpa pemantik semangat terbaik di dunia saat ini, penonton Anfield," ujar Klopp di ESPN. 

"Namun kondisinya memang begitu. Saya tidak pernah paham mengapa Anda selalu menginginkan hal yang memang tidak bisa didapat, tidak Anda punya. Untuk saat ini, kita tidak bisa bertanding tanpa penonton, jadi terima saja dan maksimalkan sebaik-baiknya," sambungnya.

Sebagaimana diketahui, Liga Inggris sudah ditangguhkan sejak pertengahan Maret lalu karena pandemi virus Corona. Setelah dua bulan berhenti, ada kemungkinan kompetisi bakal dihelat pertengahan bulan depan.

Sebab, klub-klub sudah mulai diizinkan latihan berkelompok meski tetap memperhatikan protokol kesehatan. Hingga saat ini, operator kompetisi bersama klub, pemain, dan manajer masih mencari opsi terbaik agar sisa musim 2019/2020 berjalan.

Kalaupun nantinya musim dilanjutkan, Premier League akan melarang penonton untuk hadir ke stadion. Larangan yang kemungkinan besar akan bertahan minimal setahun ke depan tergantung perkembangan teror COVID-19 saat ini.

Sebelumnya, rencana restart Liga Inggris juga membuat pihak kepolisian khawatir. Mereka khawatir akan ada banyak fans tim di Liga Inggris yang berkerumun di sebuah tempat untuk mengadakan nonton bareng. Terlebih, bila nantinya Liverpool menjadi juara Liga Inggris.

Ya, Liverpool kini berada di puncak klasemen Liga Inggris dengan 82 poin atau unggul 25 angka dari pesaing terdekatnya dari Manchester City yang berada di peringkat kedua. Liverpool sendiri hanya butuh dua kemenangan lagi untuk mengunci gelar Premier League pertamanya.

"Misalkan seperti ini, Liverpool datang ke Manchester City. Saya tidak ragu akan menarik banyak orang apakah mereka diizinkan atau tidak. Ini perlu dipikirkan dengan sangat hati-hati," kata kepala polisi setempat Ian Hopkins.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00