Legenda Persija Kenang Duel 8 Besar 2001

Persija Jakarta Juara Liga Indonesia 2001. (Dok: istimewa/Persija)

KBRN, Jakarta : Salah satu pemain legenda Persija Jakarta, Aris Indarto mengenang satu pertandingan cukup spesial baginya pada Liga Indonesia tahun 2001. Namun, bukan partai final dikenang Aris. Melainkan, ia mengenang babak delapan besar menghadapi PSM Makassar di Stadion Mattoangin Makassar yang disebut Aris menjadi laga spesial baginya. 

Meski bermain sebagai pemain pengganti karena baru pulih dari cedera, namun Aris mampu menahan gempuran para pemain PSM dan berhasil membawa Persija menang 1-0 atas tuan ruah meski bermain dengan 10 pemain karena Joko Kuspito diganjar kartu merah. 

“Pada pertandingan itu seluruh pemain Persija membuktikan mental juaranya. Meski kalah jumlah pemain dan tekanan penonton tidak membuat kita gugup,” ujar Aris seperti keterangan tertulis yang diterima wartawan, Rabu (06/05/2020). 

“Kita berhasil menang 1-0 di kandang lawan dan menjadi salah satu pembangkit semangat hingga akhirnya juara di Senayan,” tambah Aris Indarto.

Selain laga melawan PSM, Aris juga terkenang momen dengan Bambang Pamungkas saat bersama-sama berjuang untuk menjadi juara. Bepe memang menjadi pasangan satu kamar Aris di berbagai kesempatan.

“Saya juga selalu ingat momen seru dengan Bambang Pamungkas. Kita tidak jarang sekamar saat berada di hotel maupun di mess dan merasakan juara bersama,” tambahnya.

Sejatinya banyak yang membuat Aris terkenang pada tahun 2001 tersebut. Dimana pada tahun itu Persija berhasil meraih gelar ke-10 sekaligus menyematkan satu bintang di atas lambang monas usai dipartai puncak Macan Kemayoran mengalahkan PSM dengan skor 3-2. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00