Mayoritas Pemain Diyakini Enggan Bertanding Tanpa Penonton

Gelandang Tottenham Hotspur, Harry Winks. (Dok: spurs-web.com)

KBRN, Jakarta : Gelandang Tottenham Hotspur Harry Winks meyakini, mayoritas pemain enggan bertanding atau tidak menginginkan laga lanjutan Premier League (Liga Inggris) musim 2019/2020 tanpa adanya penonton. 

“Bermain tanpa penonton tentu saja mungkin terjadi. Namun, tak semua pemain Premier League mau melakukan itu,” ungkap Winks sebagaimana dikutip melalui laman BBC Radio 5 Live.

Winks mengatakan, aneh rasanya jika pertandingan berjalan dengan tanpa penonton. Menurutnya, penonton atau suporter merupakan atmosfer yang menghidupkan pertandingan. 

“Semua pemain bermain dan hidup untuk itu, untuk suporter. Ketika Anda tidak mendengar nyanyian suporter, tidak mendengar gemuruh penonton, maka aneh saja rasanya,” tuturnya. 

Winks menceritakan, pernah berlaga tanpa penonton saat membela Timnas Inggris. Kala itu, mereka bertanding melawan Timnas Kroasia di UEFA Nations League 2018. Pertandingan mesti berlangsung tanpa penonton karena Kroasia dihukum UEFA akibat kasus rasialisme.

“Kami pernah merasakan itu saat tandang ke Kroasia tahun lalu dan rasanya aneh saja berada di sana,” tandasnya. 

Untuk diketahui, Premier League atau Liga Inggris musim 2019/2020 kemungkinan besar akan kembali dihelat. Namun, salah satu opsi agar pertandingan bisa dilanjutkan adalah menggelar seluruh laga tersisa dengan tanpa penonton. 

Premier League memang sudah bertekad untuk menyelesaikan 2019/20, yang saat ini masih ditangguhkan akibat pandemi virus corona atau Covid-19 sejak Maret 2020, lalu. 

Dari pertemuan darurat terakhir, Jumat 1 Mei 2020 lalu, klub Premier League masih berkomitmen menuntaskan musim 2019/20. Mereka juga diminta berdiskusi tentang 'Project Restart', yang berisikan protokol untuk menggelar latihan kembali, dan menggelar pertandingan kembali.

Opsi terbaik sejauh ini adalah melanjutkan sembilan pekan tersisa tanpa penonton dan terpusat di 9-10 stadion yang dianggap jauh dari pemukiman. Hal ini guna menghindari penyebaran virus corona lebih lanjut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00