Skenario Melanjutkan Kompetisi Liga Inggris, Youtube Jadi Pilihan

Pertandingan Tottenham Hotspur vs Aston Villa. (Dok: istimewa)

KBRN, Jakarta : Pertandingan Premier League atau Liga Inggris musim 2019/2020 masih menyisakan 92 pertandinga. Namun, berbagai kemungkinan besar akan tetap dilanjutkan dengan berbagai skenario.

Seperti dilansir The Sun, Selasa (5/5/2020), pemegang hak siar utama Liga Inggris, Sky Sports dan BT Sports tetap menyiarkan sebagian besar pertandingan sisa musim ini. Media sosial YouTube digandeng karena tidak ada stasiun televisi gratis untuk menayangkan laga Liga Inggris di Negeri Ratu Elizabeth itu.

Baca juga: Manchester United Tertarik Datangkan Konate

Media sosial dengan layanan penyimpanan video yakni, YouTube yang direncanakan menjadi sarana penyiaran secara langsung pertandingan kompetisi sepak bola paling begengsi di dunia ini. Kemudian, skenarionya adalah pertandingan tanpa penonton di lapangan pertandingan.

Bila kompetisi musim ini secara tertutup, setidaknya menekan kerugian yang bakal dialami Premier League dan klub-klub peserta. The Times, juga melaporkan bila Liga Inggris melanjutkan kompetisi hingga akhir musim, kemungkinan mereka akan mengalami kerugian sebesar 170 juta poundsterling, atau sekisar Rp3,2 triliun. Selain itu, jika tidak dilanjutkan pula, mereka rugi hingga 1,2 miliar poundsterling atau sekisar Rp22,6 triliun. 

Meski demikian, skenario melanjutkan kompetisi ditayangkan lewat Youtube, tentunya akan menjawab kerinduan seluruh penggemar Liga Inggris di seluruh negara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00