Insan Olahraga Kehilangan Sosok Didi Kempot

Musisi Favorit Punggawa PSM (Dok. Instagram PSS)
Alm. Didi Kempot (Dok. Istimewa)
Keluarga Tangisi Jenazah Didi Kempot, (Dok. Istimewa)

"Era saat ini pandemi Covid-19, Almarhum Didi Kempot mengajak untuk stay at home.Bahkan ajakan donasinya bisa tembus 7 milyaran rupiah," lanjutnya. 

"Hampir semua lagu saya suka, kalau lagi santai bersama ibu dirumah, dulukan hanya dikenal 'Stasiun Balapan' saja, tetapi sekarang ini hampir seluruh lagunya terkenal. Selamat jalan sang Mastro Ambyar,  Didi Kempo, " kenangan Gatot Dewa Broto, pria asli Yogyakarta.

Rasa duka mendalam juga disampaikan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari.

masyarakat Olahraga kehilangan sosok musisi nasionalis

Bang raja sapaan Raja Sapta yang menilai sosok Didi Kempot asli orang Solo ini memiliki jiwa nasionalis,mau berbagi walaupun ditengah masa pandemi.

"Saya pribadi,  keluarga besar NOC Indonesia dan masyarakat Olahraga kehilangan sosok musisi nasionalis, salah satu maestro campur sari Didi Kempot. Saya pikir seluruh karya karya terbaiknya tidak hanya dikenang sepanjang masa, tetapi juga menjadi ajakan anak muda untuk tetap move on disegala suasana," tutur Raja Sapta Oktohari kepada RRI saat menilai sosok mastro campur sari,  Didi Kempo. 

"Almarhum juga ngajak kita untuk tidak mudik dimasa pandemi Covid-19, lupa nama lagunya apa yaa. 'Ojo Mudik' kalau nga salah judulnya," ujarnya serawa tertawa

" Lagu "Ojo Mudik" ini mengajak publik untuk bersama-sama melawan corona. Caranya dengan tetap di rumah, jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan pakai sabun," jelas Presiden NOC Indonesia

Ungkapan duka juga disampaikan para pemain timnas Indonesia maupun klub-klub Liga 1 yang mengiodolakan penyanyi asal Solo,  Jawa Tengah. Gelandang Timnas Indonesia U-19, Brylian Aldama, yang saat ini sedang berlatih di Inggris adalah salah satu pemain yang senang dengan lagu ciptaan penyanyi kelahiran Solo, Didi kempot.

"Jujur lagu dia saya selalu putar dimana pun, bahkan sampai di Inggris saya putar sebelum pertandingan dan diperjalanan," kenan g Bry, Eks pemain Persebaya Surabaya U-20.

Selain Brylian ada juga pemain sayap PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto, yang senang dengan musisi almarhum Didi Kempot. Hari Nur suka mendengarkan lagu-lagu Didi Kempot dalam mengisi kegiatannya di masa pandemi virus corona, seperti Sewu Kuto,  Stasiun Balapan, Ambyar dan lainnya terutama saat latihan mandiri ditengah status force majore saat ini.

Tidak hanya pemain,  sebuah klub peserta Liga 1, PSS Sleman turut kehilangan dengan sosok yang diidolakan. Terbukti,  dalam unggahan akun instagram resmi @pssleman tertuliskan status siapa musisi favoritemu?. Hasilnya para pemain PSS Sleman Irkham Zahrul Mila, Zamzani dan Hendra Molle yang ikut berkomentar dari IG tersebut memilih Didi Kempot untuk bersanding bersama Iwan Fals, Gesang,  Happy Asmara,  Judika,  Deny Caknan,  Fourtwenty, Abah Lala dan Kanye West.

 Didi Kempot meninggal di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo, Selasa 5 Mei pagi tadi pukul 07.45 WIB pada usia 53. Kami seluruh tim Dinamika Olahraga RRI Turut berduka,  semoga almarhum Didi Kempo ditempatkan ditempat terbaik disisi Allah SWT, sedangan untuk keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, Amin.

"Selamat Jalan The Godfather Of Broken Heart Didi Kempot,"

Insan Olahraga Turut Berduka Kepergian Didi Kempot

Halaman 2 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00