Menunggu Kepastian BWF, PBSI Bidik Kemenangan WJC

KBRN,  Jakarta : PP PBSI juga akan memaksimalkan persiapan skuad junior berlaga di turnamen World Junior Championships 2020 (WJC), setelah sebelumnnya PBSI merespon positif kabar BWF memastikan Thomas Uber diselenggarakan Oktober 2020.

WJC merupakan turnamen paling bergengsi di kelas U-19 dan ada di kategori Grade 1 turnamen beregu. Indonesia merupakan juara bertahan di nomor beregu dengan berhasil memboyong Piala Suhandinata pada WJC 2019 lalu di Kazan, Rusia. 

Pada nomor perorangan yang memperebutkan Piala Eye Level, satu gelar diraih ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. 

"Pertama yang patut disyukuri, Piala Thomas Uber dilaksanakan tahun ini, sehingga beban tahun depan tidak terlalu banyak lagi. Salah satu konsentrasinya berarti 3-11 Oktober 2020 di Denmark. Sebelumnya kelas junior ada World Junior Championships 2020 (WJC), inipun masih menunggu kepastian," kata Sekjen PP PBSI, Achmad Budiharto pada RRI, Kamis (30/4/2020).

Baca Juga :Tok! Piala Thomas dan Uber Diundur Oktober 2020

Menurut Budiharto, WJC merupakan kalender penting untuk kelas junior. Ia memprediksi, BWF juga akan mengutamakan penyelenggaraan turnamen ini selain turnamen-turnamen besar di level senior.  

"Kami akan mempersiapkan atlet-atlet junior untuk mengantisipasi jika BWF mengeluarkan jadwal pelaksanaan WJC," lanjut Sekretaris Jenderal PP PBSI.

Hingga berita ini diturunkan, WJC masih tertera di jadwal semula pada susunan kalender kejuaraan internasional BWF. WJC dijadwalkan pada 28 September - 11 Oktober 2020 di Auckland, Selandia Baru. 

Akan tetapi jadwal ini masih belum bisa dipastikan karena banyaknya perubahan yang terjadi pasca pandemi Covid-19 dan hingga saat ini PP PBSI masih menunggu pengumuman resmi dari BWF terkait hal ini. 

"Saya kira ini pun masih tergantung dengan kondisi Covid-19, inilah berbagai kemungkinan yang ada,kita tunggu saja. Apalagi BWF juga memiliki beban akan berbagai turnamen ataupun kejuaraan yang sudah ditunda terkait sponsor," tuntasnya.

(Keterangan Foto : Dok RRI) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00