Jika Ditunda, KONI Bali Siap Kembalikan Dana PON

KBRN, Denpasar: Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali siap mengembalikan dana hibah yang diperuntukkan untuk mendanai kontingen Bali berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020, bila nantinya multi event olahraga bergengsi di Tanah Air itu ditunda.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi saat dihubungi RRI Jumat, (10/4/2020).

Dikatakannya dana hibah yang diberikan Pemprov Bali tahun 2020 ini sebesar Rp.50 milyar yang diperuntukkan untuk operasional KONI dan pendanaan PON.

"Kalau PON dibatalkan kita akan laporkan kepada pemerintah. Kita tidak mungkin pakai anggaran itu untuk yang lain. Tapi kita harus berhitung juga untuk operasional kita di luar PON," tegasnya.

Ketut Suwandi mengaku tidak keberatan bila dana tersebut nantinya dialihkan untuk mendanai penanganan wabah covid-19.

Hal senada disampaikan Ketua Bidang Perencanaan dan Anggaran KONI Bali Nengah Sudiartha. Namun KONI Bali perlu menghitung dengan cermat dana operasional KONI, dan jumlah dana yang diperuntukkan untuk pendanaan PON 2020.

"Rp 50 miliar itu terdiri dari dana operasional KONI juga yang harus dibayarkan gajinya, mungkin kalau itu dibatalkan kita harus pilah dan pilih dulu dana itu," ujarnya.

Untuk diketahui sampai saat ini semua insan olahraga di Tanah Air menanti keputusan pemerintah pusat tentang pelaksanaan PON 2020 yang akan tetap berjalan sesuai jadwal Oktober mendatang atau justru ditunda sampai wabah covid-19 mereda.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00