Targetkan Emas PON Papua, Petarung Kepri Mulai Tingkatkan Kemampuan

KBRN, Tanjungpinang : Target medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) pada Oktober mendatang. Pelatih tarung derajat Zecky MB menyampaikan saat ini persiapan atletnya sudah masuk Training Center di Kota Tanjungpinang.

“Saat ini kita persiapan awal latihan fisik lebih kurang 3 hingga 4 bulan kedepan,” kata Zecky MB Pelatih Tarung Derajat Kepri, Selasa (14/1/2020).

Diterangkan Zecky, bahwa latihan yang diterapkan akan dibagi tiga tahapan, hal ini dikarenakan sisa waktu masih ada sekitar 9 bulan menjelang pertarungan di PON Papua bulan Oktober mendatang. Peningkatan kemampuan bagi petarung sangat diperlukan sebelum berlaga nantinya.

"Butuh perjuangan keras, latihan keras dan fisik yang prima guna mencapai target yang ditetapkan,” terangnya.

Zecky menyampaikan atlet tarung derajat yang mendapatkan kesempatan berlaga di PON adalah Lukman Hakim asal dari Kabupaten Kepualuan Anambas ini berada di bawah bimbingan 2 pelatih. Selain dirinya ketua pelatih yang berpengalaman mengikuti PON serta pernah meraih medali perunggu juga ada pelatih Muhidin yang pernah meraih emas pada ajang yang sama.

“Lukman langsung didampingi 2 pelatih guna meningkatkan kemampuan bertarung dan mentalnya dalam bertanding,” imbuhnya.

Ditambahkannya, dalam sehari ada dua kali jadwal latihan yaitu pagi dan sore. Pada pagi hari dilakukan latihan seperti lari dan evaluasi pada sore hari.

"Kalau latihan tidak ada masalah, yang penting kita bisa tingkatkan jam terbangnya,” tambahnya.

Harapannya dengan persiapan yang masih ada 9 bulan ini, Lukman mampu memberikan dan mengeluarkan kemampuan terbaik yang dimilikinya. Zecky optimis dengan kemampuan yang dimiliki bisa memberikan medali emas pada PON 2020 untuk Provinsi Kepulauan Riau.

“kita optimis dengan kemampuan yang dimiliki, lukman mampu meraih emas buat kepri,” katanya.

Pelatih Utama Tarung Derajat Provinsi Kepri juga meminta doa dan dukungan masyarakat kepri agar atlet kepri yang berlaga di PON Papua mampu memberikan prestasi yang terbaik.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00