Manejemen Kalteng Putra Belum Terbentuk, Persiapan Di Liga Satu Terkendala

KBRN, Palangka Raya : Di kala kontestan Liga 1 sudah membahas kesiapan dan berburu tanda tangan kontrak pemain incaran, Kalteng Putra masih berkutat dengan masalah internal.  Setelah CEO Kalteng Putra Agustiar Sabran resmi membubarkan manajemen Kalteng Putra pada Liga 2 lalu, belum diketahui pasti kapan manajemen baru akan dibentuk.

Penggemar Kalteng Putra Winardi mengharapkan CEO segera membentuk struktur manajemen yang baru. Sesegera mungkin. Langkah itu harus dilakukan agar persiapan bisa dilakukan lebih dini. Pemain incaran tidak keburu pergi, dipinang klub lain.

Dia berharap pemilik Klub bisa secepatnya bergerak, apalagi tim-tim di Liga 1 sudah banyak yang melakukan persiapan lebih dini, baik evaluasi tim hingga perburuan pemain. Untuk target ia berharap Kalteng Putra dapat bertahan tidak terdegradasi dari Liga satu.

 “Banyak klub sudah berburu pemain, mudah-mudahan CEO juga secepatnya bergerak untuk hal itu terkhusus kejelasan siapa yang menjadi pelatih, karena di saat pelatih sudah ada, dia akan membantu baik Ceo dan manajemen untuk mencari pemain yang dibutuhkan tim,“tandasnya. Jumat (04/01/19)

Sementara, Asisten Manajer Kalteng Putra ketika mengarungi Liga 2 Sigit Wido ketika dimintai tanggapan soal manajemen lama yang tidak akan dipakai Lagi mendampingi Kalteng Putra di kasta tertinggi, Dia memilih tidak berkomentar banyak.

“Untuk hal tersebut, saya no comment, silahkan hubungi dan tanyakan CEO langsung,”ucapnya singkat ketika dihubungi per telepon.

Diberitakan sebelumnya, dengan berakhirnya Liga 2, CEO Kalteng Putra Agustiar Sabran memastikan tidak akan memakai manajemen lama.

Kakak kandung gubernur Kalteng itu mengucapkan terima kasih kepada jajaran manajemen yang selama ini telah bekerja dengan gigih. Loyalitas tinggi sampai akhirnya membawa Laskar Isen Mulang akan berkompetisi di kasta tertinggi.

Anggota Asprov PSSI Kalimantan Tengah Hatir S.Tarigan sangat senang tim kebanggaan Kalteng yaitu Kalteng Putra bisa masuk dikasta tertinggi Liga satu. Ini merupakan capaian yang luar biasa dapat tercapai.

"Kita sangat bangga bahwa Kalteng Putra bisa mengalahkan tim-tim haldal di Liga 2, sehingga lolos di Liga 1, ia berharap pihak manajemen juga memakai pemain putra daerah,"harapNya.

Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Tengah Falerry Tuwan keberhasilan Kalteng Putra lolos di Liga satu merupakan sejarah bagi Bumi Tambun Bungai, hal ini tentu disambut baik seluruh elemen mulai pecinta sepak bola, Pemerintah maupun swasta dan masyarakat Kalteng sangat menantikan capaian ini, sehingga kedepan pihak manejemen agar mempersiapkan untuk menghadapi perhelatan liga satu dimaksud, mampu bersaing dengan tim lain.

"Hal ini sangat direspon positif oleh pencinta sepak bola, masyarakat, pemerintah maupun swasta, sehingga pemerintah sangat mengapresiasi pencapaian tersebut,"UjarNya.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah mulai membahas wacana jadwal Liga 1 2019 itu termasuk kemungkinan molornya penyelenggaraan hingga 2020.

Direncanakan kompetisi LIga satu akan dimulai setelah Pilpres 2019, tidak menutup kemungkinan Liga 1 2019 akan berakhir di awal 2020.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00