Catatan untuk Pelatih Pelatnas Pasca-Thailand Open

KBRN, Surabaya: Hasil yang belum maksimal di ajang Turnamen Badminton Yonex Thailand Open 2021 diharapkan bisa menjadi bahan evaluasi dari tim pelatih maupun dari bidang pembinaan dan prestasi Binpres Pengurus Pusat PBSI.

Ahmad Budiharto Mantan Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Sekjen PP PBSI, menyebut salah satu catatan penting sebagai bahan evaluasi dari penampilan pebulutangkis Indonesia yakni kalah dari kekuatan dan kecepatan.

"Ini menjadi salah satu catatan penting yang harus dijadikan bahan evaluasi buat para pelatih dan pengurus PBSI nanti setelah mereka kembali dari Thailand. Saya lebih menyoroti performanya pada Hendra/Achsan. Saya kira tampilannya lumayan. Kemarin di Yonex Thailand Open, mereka kalah dari pemain Korea, saya lihat kekalahannya mereka, kalah power dan kalah cepat. Hal itu akan menjadi catatan pelatih nanti bagaimana mereka bisa menetralisir kekuatan dan kecepatan pemain Korea," jelas Ahmad Budiharto, Minggu (24/1/2021).

Sementara itu, di babak final Toyota Thailand Open 2021, Korea Selatan dan Denmark menjadi negara yang mendominasi dua nomor. Tidak ada satupun wakil dari Indonesia. Lee So-hee/Shin Seung-chan sukses melangkah ke babak final usai mengalahkan  juara Thailand Open I 2021, Gresyia Polii/Apriyani Rahayu dengan skor akhir 21-16, 21-18 saat bertemu di babak semifinal.

Pasangan ganda putra Taiwan, Lee Yang/Wang Chi Lin, melaju ke partai puncak Thailand Open II 2021 setelah menang atas Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dengan skor 14-21, 22-20, 21-12. (OA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00