Buntut Kartu Merah, Messi Terancam 4 Laga

KBRN, Jakarta: Lionel Messi berpotensi menjalani larangan bermain hingga empat pertandingan setelah menerima kartu merah di laga final Supercopa de Espana kontra Athletic Bilbao, Senin (18/1/2021) dini hari WIB.

Megabintang asal Argentina diganjar kartu merah untuk pertama kali dalam kariernya di Barcelona ketika timnya menelan kekalahan 3-2 dari Athletic.

Messi kedapatan memukul Asier Villalibre ketika sedang membangun serangan di akhir babak perpanjangan waktu. Wasit melewatkan insiden ini sebelum akhirnya intervensi VAR membuatnya diganjar kartu merah langsung.

Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) selaku penyelenggara kompetisi ini akan mengadakan pertemuan pada pekan ini untuk menentukan durasi hukuman Messi.

Ia sudah pasti dilarang tampil dalam dua partai Barcelona ke depan, baik itu di ajang La Liga Spanyol maupun Copa del Rey. Namun, skors itu berpotensi berlipat ganda menjadi empat pertandingan tergantung hasil rapat dari komite Supercopa de Espana.

Sanksi empat laga akan diberikan apabila tindakan tidak sportif Messi ini dianggap sebagai pelanggaran berat. Namun, jika tindakan itu dinilai sebagai pelanggaran ringan, ia hanya akan diskors dua laga.

Jika absen empat laga, maka Messi akan melewatkan duel 32 besar Copa del Rey kontra Cornella (21/1), partai La Liga versus Elche (24/1), babak 16 besar Copa del Rey jika Barca lolos, dan duel kandang La Liga melawan Athletic (31/1).

Laga final Supercopa di Estadio de La Cartuja itu sendiri berlangsung dramatis. Dua gol Antoine Griezmann tampak akan menghadirkan trofi pertama buat Barca di era Ronald Koeman, tapi gol Villalibre di menit ke-90 memaksa laga berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

Athletic, yang menyingkirkan Real Madrid di semi-final, kemudian berbalik memimpin menjadi 3-2 lewat gol Inaki Williams sebelum kemudian insiden kartu merah Messi terjadi di pengujung babak extra time.

Selepas laga, Koeman mengaku maklum dengan rasa frustrasi yang ditunjukkan Messi di laga ini. "Saya bisa memaklumi apa yang dilakukan Messi," ungkapnya.

"Saya tidak tahu berapa banyak dia dilanggar. Normal apabila dia menunjukkan reaksi seperti itu ketika lawan mencoba untuk terus melanggarnya ketika sedang menggiring bola," imbuh Koeman.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00