FOKUS: #VAKSIN COVID-19

KOI Hormati Keputusan OCA Penundaan Dua Multievent

Presiden NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari (RSO), (Dok. Danang Sundoro/RRI)

KBRN, Jakarta: Pandemi Covid-19 yang belum berakhir, semakin mengkhawatirkan situasi kondisinya secara global, membuat banyak negara kembali menutup wilayahnya. Hal itu berdampak terhadap, sejumlah kompetisi olahraga harus ditunda.

Komite Olimpiade Asia (OCA) memutuskan untuk menonton Asian Indoor & Martial Arts Games yang rencananya berlangsung tanggal 21-30 Mei di Bangkok dan Chonburi, setelah sebelumnya mengumumkan penolakan Asian Beach Games (ABG) pada akhir tahun.

Dalam pernyataannya, OCA melaporkan Asian Indoor & Martial Arts Games hingga Maret 2022, sementara Asian Beach Games (ABG) kemungkinan akan ditunda hingga tahun 2023, meski hingga saat ini belum ada keputusan resmi.

Menyikapi penundaan ini, Komite Olimpiade Indonesia menerima keputusan yang diambil OCA karena diambil ini demi keselamatan bersama.

“Kami tentunya merasa prihatin dengan kondisi saat ini di mana kasus pandemi Covid-19 kembali meningkat di berbagai negara, yang berakibat pada ditundanya Asian Beach Games dan Asian Indoor & Martial Arts Games. Tapi, kami memaklumi dan menerima keputusan OCA karena keputusan ini diambil demi keselamatan dan kesehatan atlet dan juga pelaku olahraga lain,” kata Ketua Umum Raja Sapta Oktohari (RSO) kepada Radio Republik Indonesia (RRI), Jumat (15/1/2021).

Dengan penundaan ini, Komite Olimpiade Indonesia akan berkoordinasi dengan induk organisasi cabang olahraga dan juga Kementerian Pemuda dan Olahraga terkait pelaksanaan pemusatan latihan untuk kedua multievent ini.

"Para atlet tetap dapat menjaga kondisi fisik dengan melakukan latihan ringan dan terus berkonsultasi dengan para pelatih dalam koridor protokol kesehatan ditengah pandemi," pesan RSO. 

Komite Olimpiade Indonesia juga menyambut baik rencana  Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali agar atlet masuk dalam daftar prioritas vaksinasi Covid-19.

“Kami berharap wacana ini dapat direalisasikan agar para atlet memiliki imunitas terhadap Covid-19 dan dapat kembali berlatih, tentunya masih dengan menjalankan protokol kesehatan yang direkomendasi oleh federasi internasional dan federasi nasional. Kami akan terus berkoordinasi dengan kemenpora untuk mewujudkan wacana ini,” tambah Okto.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00