Jika Comeback, Berapa Bayaran yang Pantas Khabib?

Khabib Nurmagomedov. (Foto: Ist)

KBRN, Dagestan: Presiden UFC, Dana White, selalu memiliki keyakinan bahwa Khabib Nurmagomedov akan kembali dari masa pensiunnya dan bertarung lagi di atas Oktagon. Apa yang diyakini oleh Dana White tersebut mungkin saja akan terjadi, karena Khabib telah memberikan lampu hijau.

Sebagaimana diketahui, Khabib sudah memutuskan untuk pensiun dari dunia pertarungan Mixed Martial Arts (MMA), setelah mengalahkan Justin Gaethje di UFC 254 pada Oktober 2020. Sebab, Khabib sudah berjanji kepada ibunya untuk tidak bertarung lagi usai duel melawan Gaethje.

Meski begitu, White tak percaya bahwa Khabib benar-benar sudah pensiun. Karena, pria berjuluk The Eagle itu masih berada di puncak karier sebagai seorang petarung.

Selain itu, White menilai keputusan Khabib untuk pensiun hanya didorong oleh rasa emosional sesaat. Sebab, pada Juli 2020, ayah Khabib meninggal dunia. Hal itulah yang membuat sang ibu melarang Khabib untuk bertarung lagi.

Dengan demikian, White meyakini bahwa keputusan Khabib untuk pensiun bukan berasal dari keinginan The Eagle itu sendiri. Maka dari itu, ia percaya keputusan Khabib untuk pensiun masih bisa berubah. 

White sendiri sudah berulang kali di berbagai kesempatan mengatakan bahwa Khabib akan comeback. Apalagi, White sedang merencanakan pertarungan antara Conor McGregor kontra Dustin Poirier. Hal ini sontak semakin memicu isu bahwa Khabib bakal bertarung lagi.

Seolah menanggapi pernyataan-pernyataan dari Dana White tersebut, Khabib pun pada akhirnya buka suara. The Eagle menerangkan bahwa ia sebenarnya sudah tidak memiliki minat untuk bertarung lagi di dunia MMA.

Kendati demikian, jika UFC bersedia mengeluarkan uang sebesar 100 juta dolar Amerika Serikat atau sekira Rp1,4 triliun sebagai bayarannya, maka Khabib akan mempertimbangkan untuk berduel lagi.

“Jika Anda memutuskan untuk menyelesaikan, maka selesaikanlah. Tapi yang paling mungkin (akan terjadi) adalah Dana menawari saya uang,” kata Khabib sebagaimana dilansir dari Marca, Kamis (3/12/2020).

“Jika, misalnya, 100 juta dolar, akan sulit untuk membuat keputusan. Kita akan lihat apa yang dia pikirkan. Saya pikir itu adalah sesuatu yang akan mengikuti saya sampai akhir hidup saya,” tandas pria 32 tahun tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00