Klub Baru IBL Masuk Proses Verifikasi Akhir

Pertandingan IBL. (Dok Foto: IBL/Istimewa)

KBRN, Jakarta : Direktur Utama Indonesian Basketball League (IBL), Junas Miradiarsyah menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan verfikasi tahap akhir kepada empat klub calon peserta baru IBL musim mendatang. 

Keempat klub yang masuk dalam tahap verifikasi akhir dan proses assesment itu adalah, Bali United, Mountain Gold Basketball Timika, Teruna Jayapura serta West Bandits Solo.

"Semula ada tujuh klub yang berminat dan setelah melalui proses tahapan awal administrasi maka telah tersaring menjadi empat kandidat yang memenuhi seluruh  persyaratan dan dilanjutkan ke tahap verifikasi hingga akhir Agustus ini," ujar Junas dalam keterangan yang diterima wartawan, Jumat (14/08/2020). 

IBL secara simultan tengah bersiap sebaik mungkin mempersiapkan kelanjutan penyelenggaraan babak playoff IBL Pertamax 2020. Mereka telah menyelenggarakan kegiatan workshop bersama para kandidat dan presentasi mengenai visi, program serta kesiapan masing-masing melalui cara virtual .

"IBL perlu mengetahui visi, misi dan program rencana keikutsertaan masing-masing klub di IBL. Kemudian juga memastikan kesiapan baik dari sisi manajemen, finansial dan administrasi lainnya," tutur Ketua Tim Verifikasi IBL, Rufiana.

Mountain Gold mengawali sesi presentasi online pada Selasa (11/08/2020) dilanjutkan berikutnya oleh West Bandits. Rabu  (12/08/2020) giliran Teruna Jayapura dan Bali United memaparkan presentasi mereka.

Tak hanya ingin menggali informasi dan verifikasi, IBL juga membantu persiapan calon peserta IBL dengan memberikan pembekalan apa yang sebaiknya dilakukan mereka dalam menjalankan organisasi sebuah klub bola basket profesional secara jangka panjang

Hal ini-pun diakui oleh calon peserta IBL. Dikatakan, Direktur Teruna Jayapura, Jamin Mattotoran presentasi pihaknya dengan IBL berlangsung lancar dan baik. 

"IBL sangat informatif dan banyak memberikan masukan tentang apa yang harus kami lakukan sebagai klub baru, terutama dalam lima tahun ke depan," ujar Jamin. 

Disisi lain, Junas sendiri mengatakan bahwa pihaknya hanya membuka dua slot untuk tim baru pada kompetisi IBL 2021. Kedua klun itu bakal diumumkan pada awal Oktober, mendatang. Oleh sebab itu, ia mengharapkan proses verifikasi dan penyaringan ini akan didapatkan kandidat yang terbaik dan dapat turut mendukung pengembangan bolabasket di Indonesia. 

"Antusiasme keikutsertaan klub baru ini merupakan tanda baik bahwa liga terus menuju arah yang lebih baik. Musim 2020 telah diikuti 1 klub baru dari Surabaya, dan kedepannya dari yang akan terpilih dipastikan adanya klub dari kota baru sehingga akan menjadi peluang bagus dalam perkembangan liga bolabasket Indonesia, sesuai dengan visi dan misi IBL," sambut Junas.

"Kami akan selalu berusaha keras menjalankan program kerja kami demi menuju industri bolabasket yang lebih baik, tentunya hal ini dapat terwujud dengan dukungan semua pihak," tuntas Junas.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00