PBSI: Persiapan Indonesia Menuju WJC Sejak Awal Tahun

Salah satu turnamen kelas junior yang diperkirakan terdampak adalah Asia Junior Championships 2020 (AJC) yang rencana awalnya akan dilangsungkan pada 11-19 Juli 2020 di Suzhou, Tiongkok. 

Idealnya, AJC menjadi satu ajang yang bisa dimanfaatkan baik bagi atlet atau tim ofisial untuk menuju arena pertarungan yang lebih besar di WJC.

“Sampai sekarang belum ada info dari BWF terkait AJC, ada kemungkinan di-cancel dan bisa jadi langsung ke WJC. Bedanya mungkin jam terbang atlet junior jadi berkurang dengan ditiadakannya AJC sebelum WJC. Belum lagi turnamen-turnamen junior yang lain yang kemungkinan batal juga," terangnya. 

Batalnya turnamen-turnamen junior ini disebut Susy juga akan berpengaruh bagi penghitungan poin rangking pemain junior yang menjadi tolak ukur penentuan daftar unggulan di WJC.

Sejatinya, turnamen paling bergengsi di kelas U-19 dan ada di kategori Grade 1 turnamen beregu itu sendiri rencana awalnya digelar pada 28 September - 11 Oktober 2020 di Auckland, Selandia Baru.

Tim junior Indonesia merupakan juara bertahan di nomor beregu. Pada tahun lalu di WJC 2019 di Kazan, Rusia, tim junior mencetak sejarah dengan memboyong Piala Suhandinata untuk pertama kalinya ke pangkuan Ibu Pertiwi. Di nomor perorangan, Indonesia berhasil meraih Piala Eye Level lewat pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Halaman 2 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00