Quartararo Nilai Bagnaia Lebih Berbahaya daripada Espargaro

Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. (Foto: motogp.com)

KBRN, Jakarta: Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo baru saja membeberkan pesaing terberatnya untuk gelar juara MotoGP 2022. Ia menganggap Francesco Bagnaia lebih berbahaya ketimbang Aleix Espargaro dalam rivalitas menuju takhta juara MotoGP.

Quartararo menilai bahwa pembalap asal Italia itu menjadi ancaman besar bagi dirinya dalam perebutan gelar juara musim ini. Penampilannya yang konsisten membuat Bagnaia meraih poin demi poin untuk mengejar Quartararo di puncak klasemen sementara.

“Aleix bukan yang paling penting. Kami kehilangan lebih dari 40 poin dari Pecco dari dua balapan terakhir, jadi kami harus bangun,” ucapnya dikutip dari laman resmi MotoGP, Rabu (10/8/2022).

“Saya lihat Pecco lebih sebagai rival dalam kejuaraan sekarang. Dia breada dalam fase sulit dihentikan sehingga saya lihat dia sebagai lawan utama daripada Aleix.”

Pecco mengalami musim berat sepanjang paruh pertama musim ini. Pembalap Ducati tersebut hanya punya satu poin pada dua balapan pembuka, sedangkan musuh utamanya Quartararo dan Espargaro sudah memetik angka besar.

Sama seperti tahun lalu, rider Ducati tersebut bangkit di tengah musim. Ia mempersembahkan dua kemenangan beruntun dari Assen dan MotoGP Inggris, di Silverstone.

Anak didik Valentino Rossi itu pun meroket ke peringkat ketiga klasemen dengan 131 poin, terpaut 49 dari Quartararo dan 27 dari Espargaro.

Geliat Pecco tentu membuat pembalap Yamaha Factory Racing was-was sekaligus waspada. Quartararo kehilangan kans podium akibat melakoni long lap penalty di Silverstone sehingga finis P8.

Juara bertahan MotoGP itu juga menderita dari pilihan ban, lunak di depan dan medium di belakang. Ia tak bisa memacu motor semaksimal mungkin ketika temperatur lintasan meningkat jadi 44 derajat Celcius. Apalagi ban medium belum sempat dites dalam latihan bebas.

“Ban belakang membuat kami sangat menderita. Saya pikir kompon medium akan baik untuk kami, tapi ketika saya di belakang empat pembalap, ban menjadi sangat panas. Kami tidak punya pace bagus dan tidak menjalani balapan bagus untuk kami,” tuturnya.

Dalam wawancara dengan Sky Sport Italia, Francesco Bagnaia berkomentar tentang duel lawan Fabio Quartararo. Ia memberi tantangan kepada pemuncak klasemen.

“Saya harap bertarung dengannya cepat atau lambat, terutama ketika kami mendapat poin sama. Sekarang, hanya untuk bersenang-senang. Tidak semua akhir pekan berlangsung seperti ini,” ujarnya dikutip dari laman Sky Sports Italia, Rabu (10/8/2022).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar