Marquez Janji Tetap Tampil Ngotot Usai Pulih

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. (Foto: motogp.com)

KBRN, Jakarta: Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez menegaskan bahwa dirinya akan tetap tampil ngotot dalam balapan-balapan MotoGP saat ia sudah pulih dari cedera lengan kanannya.

Hal ini ia sampaikannya lewat surat kabar GP Racing di sela masa pemulihannya usai operasi keempat, seperti yang dikutip dari laman La Gazzetta dello Sport pada Rabu (6/7/2022). Kakak Alex Marquez ini menegaskan, jika ia tak lagi mampu tampil ngotot di lintasan, maka saat itulah ia akan memutuskan gantung helm.

"Ketika saya merasa tak bisa lagi ambil risiko, maka saya akan akhiri karier saya. Saya selalu mengambil risiko setiap kali memungkinkan, karena itulah saya punya delapan gelar dunia," ujarnya dikutip dari laman La Gazzetta dello Sport.

"Saya pun berharap bisa meninggalkan citra seorang juara yang mengerahkan segalanya sejak balapan pertama di MotoGP sampai balapan terakhir. Entah apakah saya bisa sukses, namun tak seorang pun bisa berkata bahwa saya tak memberikan yang terbaik. Saya bahkan akan berusaha keras sekalipun hanya untuk finis keenam," tutur Marquez.

Pembalap 29 tahun ini menyebut, perubahan gaya balap bakal butuh waktu diadaptasikan pada motornya, dan hal ini bakal cukup berbahaya. Pasalnya, ia juga harus menghindari kecelakaan yang berpotensi mencederai kepalanya lagi, mengingat cedera diplopia (penglihatan ganda) pada mata kanannya bisa kambuh kapan saja.

"Saya harus cari gaya balap yang tepat, karena lengan saya tak lagi sama seperti dulu. Saya harus lebih banyak pakai kaki dalam mengendalikan motor, meski juga harus menghindari cedera kepala lagi dan kemungkinan masalah penglihatan. Tapi saya tak boleh memikirkannya di atas motor. Jika tidak, saya takkan bisa berkendara lagi," tuturnya.

Marquez juga menyadari bahwa cedera bisa saja terjadi ketika seorang pembalap meraih risiko di lintasan. Namun, ia merasa tak takut, karena menurutnya, sikap nekatnya dalam meraih risiko selama ini telah membantunya meraih delapan gelar dunia. Alhasil, sikap itulah yang tetap ia pertahankan ketika kembali berkompetisi nanti.

Seperti yang telah diketahui, Marquez mengalami patah lengan atas (humerus) kanan akibat kecelakaan hebat di Jerez, Spanyol, pada Juli 2020. Sejak itu, ia menjalani empat operasi. Meski belum diketahui kapan ia akan kembali, Marquez mengaku operasi kali ini membuatnya jauh lebih optimistis bisa berkendara lebih baik daripada sebelumnya.

Namun, Marquez tak memungkiri bahwa dirinya kini harus mencari gaya balap yang berbeda demi menjinakkan RC213V. Ia menyatakan, mengingat kondisi lengannya takkan sama lagi seperti sediakala akibat dioperasi berkali-kali, maka kini dirinya juga harus menggunakan bagian kaki demi mengontrol motornya di lintasan.

Meski masa pemulihan Marquez bakal cukup panjang, Repsol Honda berharap ia bisa berkompetisi lagi sebelum musim ini berakhir. Mengingat ia mulai absen sejak Seri Catalunya pada awal Juni, saat ini Marquez ada di peringkat 13 pada klasemen pembalap dengan 60 poin. Ia juga masih jadi rider Honda dengan peringkat terbaik.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar